Media Kampung – Liga de Quito berhasil meraih kemenangan penting 3-1 atas Técnico Universitario dalam lanjutan LigaPro Ecuador, namun hasil tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan terkait kondisi fisik tim tuan rumah.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Bellavista, Técnico Universitario sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Luis Estupiñán pada menit ke-19 babak pertama. Namun, Liga de Quito mampu membalikkan keadaan dengan tiga gol balasan dari Michael Estrada, Lucas Rodríguez, dan Juan Rodríguez sehingga mengamankan tiga poin sekaligus memastikan posisi mereka di babak Hexagonal Final.
Meski demikian, analisis pasca pertandingan menunjukkan bahwa kemenangan LDU lebih banyak dipengaruhi oleh penurunan fisik yang dialami Técnico Universitario di babak kedua, bukan karena keunggulan taktis atau penguasaan permainan secara konsisten. Tim ambateño yang diasuh oleh Ismael Blanco dinilai mulai kehilangan intensitas dan tenaga seiring berjalannya waktu, sehingga membuka ruang bagi LDU untuk mencetak gol-gol penentu kemenangan.
Tekanan fisik dan kedalaman skuad menjadi sorotan utama, mengingat Técnico Universitario tampak kesulitan melakukan rotasi dan menjaga tempo pertandingan. Sejak kedatangan pelatih Argentina Ismael Blanco, tim ini baru meraih satu kemenangan dari empat pertandingan, dengan catatan tiga kekalahan yang memperberat perjuangan mereka menghindari zona degradasi.
Sementara itu, kemenangan ini memberikan kepercayaan diri bagi Liga de Quito yang kini berada di posisi kelima klasemen LigaPro dengan 42 poin, unggul tiga poin dari rival terdekat Barcelona SC. Keberhasilan ini juga menjadi modal penting menjelang laga penting Liga de Quito di Copa Libertadores melawan Palmeiras di Brasil.
Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang dominasi LDU atas Técnico Universitario sejak Desember 2020, saat terakhir kali mereka kalah di kandang sendiri. Dengan tempat di Hexagonal Final sudah hampir pasti, fokus Liga de Quito kini beralih pada upaya memperbaiki posisi klasemen untuk mendapatkan peletakan yang lebih menguntungkan di babak selanjutnya.
Perubahan aturan LigaPro yang mulai diterapkan pada pertandingan ini, seperti batas waktu dalam eksekusi tendangan dan perubahan prosedur substitusi, juga menjadi bagian dari dinamika pertandingan yang baru dan mempengaruhi jalannya laga.
Dengan hasil ini, Técnico Universitario harus segera mencari solusi untuk meningkatkan kondisi fisik dan memperkuat rotasi pemain jika ingin bertahan di kompetisi tertinggi sepak bola Ekuador musim ini.













Tinggalkan Balasan