Media Kampung, Cilegon – Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon, Affan Agus Syawaludin, menyatakan belum memiliki data lengkap mengenai jumlah kendaraan dinas (randis) yang dikelola oleh Setda Cilegon. Selain itu, informasi mengenai anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan dinas pada tahun 2026 juga belum diketahui secara pasti.

Jumlah Randis yang Belum Terdata

<pMenurut Affan, pendataan kendaraan dinas belum dilakukan secara menyeluruh sehingga jumlah kendaraan yang terdiri dari kendaraan dinas, kendaraan operasional, dan kendaraan jabatan tidak terhitung dengan pasti. Beberapa kendaraan merupakan hasil sewa, sedangkan sebagian lainnya merupakan aset Setda Cilegon. Ia menyebutkan bahwa kabag dan asisten daerah (asda) menggunakan kendaraan sewa, sementara pimpinan dan kendaraan operasional dikelola langsung oleh Setda.

Baca juga:

Ketidaktahuan Mengenai Anggaran BBM

Selain belum mengetahui jumlah kendaraan secara rinci, Affan juga mengaku belum mengecek secara detail anggaran BBM yang masuk dalam pos pemeliharaan kendaraan untuk tahun 2026. Besaran anggaran BBM berbeda-beda tergantung jenis kendaraan dan jabatan penggunanya, dengan alokasi yang lebih tinggi untuk asda dibandingkan kabag, dan kabag lebih tinggi dari kasubag.

Konteks dan Implikasi

Ketiadaan data lengkap mengenai jumlah kendaraan dinas dan anggaran BBM menimbulkan kekhawatiran terkait pengelolaan aset dan anggaran di lingkungan Setda Cilegon. Pendataan yang akurat penting untuk meningkatkan transparansi penggunaan kendaraan dan pengelolaan anggaran operasional, serta untuk mendukung efisiensi penggunaan sumber daya pemerintah daerah.

Baca juga:

Dengan belum dilakukannya pendataan menyeluruh dan pengecekan anggaran secara detail, upaya pengawasan dan perencanaan anggaran yang optimal menjadi terhambat. Hal ini juga dapat memengaruhi pengambilan keputusan dalam pengalokasian anggaran dan pemeliharaan kendaraan dinas di masa mendatang.

Harapan Pendataan dan Pengelolaan Lebih Baik

Penting bagi Setda Cilegon untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap kendaraan dinas dan operasional yang dikelola serta melakukan audit anggaran BBM secara terperinci. Langkah ini akan membantu memastikan pengelolaan aset dan anggaran yang lebih transparan dan efisien, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang baik di Kota Cilegon.

Baca juga: