Media Kampung, Batang – Sebuah kecelakaan beruntun di Jalan Tol Batang-Semarang KM 379900 merenggut nyawa tiga orang, termasuk pasangan suami istri yang tengah mengantar jenazah anak mereka ke Desa Keling, Jepara, Jawa Tengah. Insiden tragis ini terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.45 WIB dan melibatkan ambulans serta beberapa kendaraan lain.
Kronologi Kecelakaan
Mulyana (50) dan Giyati (50), pasangan suami istri, bersama sopir ambulans bernama Tekat Susanto (48), berangkat dari Jakarta menuju Jepara dengan ambulans bernomor polisi D 1142-AFZ. Mereka mengantar jenazah anak mereka untuk dimakamkan di Desa Keling, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.
Sesampainya di KM 379900 Tol Batang, ambulans yang melaju dengan kondisi jalan lurus dan cuaca cerah tiba-tiba menabrak bagian belakang samping kanan sebuah truk Hino bernomor BE-8501-PV. Benturan ini menyebabkan ambulans bergerak ke kanan dan menabrak Toyota Innova yang melaju di lajur kanan.
Akibat benturan tersebut, roda cadangan truk lepas dan terpental ke belakang, menghantam bagian depan sebuah Toyota Avanza yang melaju searah di belakang ambulans.
Korban dan Kondisi
Dalam kecelakaan ini, ketiga penumpang ambulans mengalami luka berat dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Islam Weleri, Kabupaten Kendal. Mulyana mengalami luka kepala sedang dan patah tulang pada tangan kiri, sedangkan Giyati mengalami cedera kepala berat. Sopir ambulans, Tekat Susanto, juga mengalami cedera kepala sedang dan patah tulang tertutup pada tangan kiri sebelum meninggal dalam perjalanan.
Tindakan Petugas
Petugas kepolisian dan tim penanganan jalan tol segera datang ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat. Mereka juga mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan panjang di lokasi kecelakaan.
Konteks dan Dampak
Kecelakaan ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama dalam kondisi membawa penumpang dengan misi penting seperti mengantar jenazah. Kondisi jalan yang baik dan cuaca cerah tidak menjamin keselamatan jika pengemudi kurang berkonsentrasi.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Keselamatan berkendara di jalan tol menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak terulang.















Tinggalkan Balasan