Media Kampung, Jambi – Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Provinsi Jambi periode 7 hingga 13 Agustus 2026 mengalami penurunan sebesar Rp 30,2 per kilogram. Penetapan harga ini berlaku untuk sawit dengan umur 10 hingga 20 tahun yang kini ditetapkan sebesar Rp 3.911,53 per kilogram.
Penurunan harga ini merupakan hasil keputusan tim penetapan harga TBS Provinsi Jambi dan menjadi acuan bagi para petani kelapa sawit di wilayah tersebut. Harga TBS bervariasi berdasarkan umur tanaman sawit, dengan rincian sebagai berikut:
- Umur 3 tahun: Rp 3.249,04 per kg
- Umur 4 tahun: Rp 3.431,17 per kg
- Umur 5 tahun: Rp 3.509,17 per kg
- Umur 6 tahun: Rp 3.604,94 per kg
- Umur 7 tahun: Rp 3.687,38 per kg
- Umur 8 tahun: Rp 3.742,20 per kg
- Umur 9 tahun: Rp 3.828,88 per kg
- Umur 10-20 tahun: Rp 3.911,53 per kg
- Umur 21 tahun: Rp 3.850,52 per kg
- Umur 22 tahun: Rp 3.761,83 per kg
- Umur 23 tahun: Rp 3.724,90 per kg
- Umur 24 tahun: Rp 3.544,88 per kg
- Umur 25 tahun: Rp 3.648,11 per kg
- Umur 26 tahun: Rp 3.530,70 per kg
- Umur 27 tahun: Rp 3.443,65 per kg
- Umur 28 tahun: Rp 3.349,46 per kg
- Umur 29 tahun: Rp 3.248,70 per kg
- Umur 30 tahun: Rp 3.138,12 per kg
Selain harga TBS, harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp 15.351,60 per kilogram, harga kernel Rp 14.212,08 per kilogram, dan harga cangkang Rp 16,76 per kilogram dengan indeks K 93,07.
Penetapan harga ini penting bagi petani sawit di Jambi karena menjadi indikator nilai jual hasil panen mereka. Penurunan harga TBS dapat berdampak pada pendapatan petani dan pengelola kebun sawit di daerah tersebut. Oleh karena itu, para pelaku industri kelapa sawit perlu mengantisipasi perubahan harga ini dalam perencanaan usaha mereka.
Perlu diingat bahwa harga yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi ini dapat berbeda dengan harga di lapangan akibat faktor-faktor lokal seperti biaya transportasi, kualitas buah, dan kondisi pasar setempat.














Tinggalkan Balasan