Media KampungHarga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Jumat, 7 Agustus 2026 mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 29.000 per gram. Harga emas yang semula berada di angka Rp 2.679.000 per gram kini turun menjadi Rp 2.650.000 per gram, berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia.

Selain harga jual, harga buyback atau harga jual kembali emas Antam juga mengalami penurunan, turun ke level Rp 2.461.000 per gram. Pergerakan harga emas ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti tren pasar global dan lokal.

Baca juga:

Ketentuan Pajak Transaksi Jual-Beli Emas

Sebelum melakukan transaksi jual beli emas, penting untuk memahami ketentuan pajak yang berlaku. Berikut adalah skema Pajak Penghasilan (PPh Pasal 22) yang diterapkan pada transaksi emas Antam:

  • Transaksi Buyback: Penjualan kembali emas ke Antam dengan nominal di atas Rp 10.000.000 dikenakan PPh 22 sebesar 1,5%. Pajak ini dipotong otomatis dari total dana yang diterima penjual.
  • Pembelian Emas: Setiap transaksi pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,25% dari harga dasar yang tertera pada saat pembelian.

Harga Dasar Emas Antam Berdasarkan Pecahan

Bagi Anda yang ingin menambah portofolio investasi atau membeli perhiasan emas batangan, berikut adalah harga dasar emas Antam terbaru berdasarkan ukuran pecahan:

Baca juga:
  • 0,5 Gram: Rp 1.375.000
  • 1 Gram: Rp 2.650.000
  • 2 Gram: Rp 5.240.000
  • 3 Gram: Rp 7.835.000
  • 5 Gram: Rp 13.025.000
  • 10 Gram: Rp 25.995.000
  • 25 Gram: Rp 64.862.000
  • 50 Gram: Rp 129.645.000
  • 100 Gram: Rp 259.212.000
  • 250 Gram: Rp 647.765.000
  • 500 Gram: Rp 1.295.320.000
  • 1.000 Gram (1 Kg): Rp 2.590.600.000

Pergerakan harga emas Antam dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta tren permintaan dan penawaran di dalam negeri. Oleh karena itu, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu dan sebaiknya dipantau secara berkala bagi para investor dan konsumen.

Memahami informasi harga dan ketentuan pajak transaksi emas sangat penting untuk memaksimalkan manfaat investasi dan menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Baca juga: