Media Kampung, Padang – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik senilai Rp1,46 miliar kepada warga terdampak banjir dan longsor di Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan ini disalurkan melalui Gudang Regional Barat Kemensos yang berlokasi di Palembang untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
Bencana banjir dan tanah longsor terjadi pada Senin (3/8/2026) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Padang sejak pagi hari. Curah hujan yang deras menyebabkan genangan air setinggi hingga 2,5 meter di beberapa wilayah, termasuk di kawasan Gunung Sarik dan Nanggalo. Tim gabungan langsung melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Bantuan Logistik untuk Masyarakat Terdampak
Bantuan Kemensos yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan dasar warga, antara lain:
- Bantuan permakanan berupa lauk pauk dan makanan siap saji.
- Peralatan evakuasi seperti kasur dan tenda.
- Bantuan sandang, termasuk selimut, perlengkapan ibadah, pakaian anak-anak dan dewasa.
- Perlengkapan keluarga seperti family kit, kids ware, dan perlengkapan dapur.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa tim Kemensos di lapangan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta melakukan asesmen cepat untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga terdampak dan memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.
Koordinasi dan Penanganan Bencana
Penanganan bencana di lapangan melibatkan berbagai unsur, termasuk Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BASARNAS, TNI, Polri, Tagana, dan relawan lainnya. Tim gabungan ini tidak hanya melakukan evakuasi, terutama bagi kelompok rentan, tetapi juga memberikan peringatan dini agar warga menjauhi tepian sungai dan tidak menyeberangi arus deras.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 700 unit rumah dan 1.488 kepala keluarga terdampak bencana. Beruntung, belum ada laporan korban meninggal dunia maupun luka-luka. Proses pendataan lebih lanjut mengenai pengungsi dan dampak keseluruhan masih terus berjalan.
Kondisi Terkini dan Upaya Pemulihan
Hujan yang sempat mengguyur Kota Padang mulai reda, dan genangan air di beberapa wilayah mulai surut. Namun, banjir masih menggenangi sejumlah daerah terdampak paling parah, terutama di Kecamatan Kuranji dan Nanggalo. Proses pembersihan material lumpur, kayu, dan bebatuan pun terus dilakukan untuk memulihkan kondisi lingkungan dan infrastruktur yang terdampak.
Penyaluran bantuan dan koordinasi antara Kemensos dengan pemerintah daerah serta unsur terkait diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana ini.















Tinggalkan Balasan