Media Kampung, Bandung – Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan truk pengangkut gas LPG dan 11 kendaraan lainnya terjadi di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat pada Rabu (29/7) sekitar pukul 12.15 WIB. Peristiwa ini menyebabkan satu perempuan pengendara sepeda motor meninggal dunia dan satu korban lain mengalami luka berat yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry, kecelakaan terjadi saat sopir truk diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi. Truk LPG yang baru saja selesai melakukan proses bongkar muatan melaju dari arah Jalan Soekarno-Hatta menuju lokasi distribusi LPG sebelum akhirnya menabrak kendaraan lain hingga menimbulkan tabrakan beruntun.
Sopir truk baru menyadari terjadinya kecelakaan setelah truk berhenti menabrak kendaraan terakhir dalam rangkaian tabrakan tersebut. Polisi telah mengamankan sopir beserta kendaraan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Unit Gakkum Polrestabes Bandung.
Korban dan Kerusakan
- Satu korban meninggal dunia, seorang perempuan pengendara sepeda motor, dievakuasi ke RS Hasan Sadikin Bandung.
- Satu korban luka berat dengan patah tulang dirawat di RS Immanuel Bandung.
- Tabrakan melibatkan total 11 kendaraan, terdiri dari mobil dan sepeda motor, yang mengalami kerusakan.
Penanganan dan Proses Selanjutnya
Satlantas Polrestabes Bandung masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan kendaraan yang terlibat, serta menunggu kedatangan keluarga korban untuk proses identifikasi lebih lanjut. Penyidikan akan terus berlanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan dan tindak lanjut hukum kepada sopir truk.
Microsleep dan Implikasinya
Microsleep adalah fenomena tertidur sesaat yang berlangsung beberapa detik tanpa disadari saat melakukan aktivitas seperti mengemudi. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat menghilangkan kontrol dan respons pengemudi sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serius.
Kejadian ini mengingatkan pentingnya kesadaran dan kewaspadaan pengemudi, terutama pada kendaraan berat dan pengangkut bahan berbahaya seperti LPG. Istirahat yang cukup dan menjaga kondisi tubuh selama berkendara menjadi langkah penting untuk mencegah microsleep.
Konteks dan Kesadaran Keselamatan Berkendara
Kecelakaan akibat microsleep tidak hanya menimbulkan kerugian materi dan korban jiwa, tetapi juga mengganggu kelancaran lalu lintas dan mengancam keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi keselamatan berkendara dan pengawasan ketat terhadap pengemudi kendaraan berat harus terus ditingkatkan.
Polisi dan instansi terkait diharapkan dapat melakukan langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang tegas agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.














Tinggalkan Balasan