Media Kampung, Bekasi – Stasiun Bekasi akan segera memiliki stasiun baru bernama Stasiun Bekasi Ekstensi. Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan berbasis transit (Transit Oriented Development/TOD) yang menghubungkan langsung dengan kawasan Summarecon Bekasi dan Stasiun LRT Jabodebek.
Groundbreaking pembangunan stasiun telah dilaksanakan pada Jumat (24/7/2026), dengan PT Summarecon Agung Tbk sebagai pelaksana proyek. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan pembangunan ini bertujuan menciptakan kawasan yang semakin produktif. “Harapannya menjadi kawasan yang semakin produktif mendukung mobilitas, kemudahan aktivitas masyarakat, dan pengembangannya sesuai dengan prinsip Transit Oriented Development (TOD) Indonesia,” ujar AHY dalam keterangan tertulis.
Setelah Stasiun Bekasi Ekstensi rampung, pengembangan kawasan akan berlanjut dengan pembangunan jalur transportasi massal sepanjang sekitar 5 kilometer. Jalur ini akan menghubungkan wilayah utara Kota Bekasi, kawasan Summarecon Bekasi, kawasan TOD, hingga Stasiun LRT Jabodebek.
Secara teknis, stasiun baru ini dibangun di atas lahan seluas 7.038 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 6.733 meter persegi. Bangunan terdiri dari tiga lantai yang dilengkapi koridor penghubung dan sky bridge. Stasiun ini dirancang untuk mengurai kepadatan penumpang: Stasiun Bekasi Ekstensi akan melayani penumpang dari arah barat dan selatan, sedangkan Stasiun Bekasi eksisting lebih fokus pada penumpang dari utara dan timur. President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi, menegaskan, “Masyarakat Bekasi akan terhindar dari konsentrasi penumpukan penumpang.”
Summarecon sebelumnya juga telah membangun Fly Over KH Noer Ali sepanjang sekitar satu kilometer. Jembatan layang yang melintasi jalur kereta api ini bertujuan mengurangi kemacetan serta memperlancar konektivitas antara wilayah utara dan selatan Kota Bekasi. Dengan adanya Stasiun Bekasi Ekstensi, akses warga menuju kawasan komersial dan permukiman di Summarecon pun akan semakin mudah.
Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan TOD Bekasi.















Tinggalkan Balasan