Media Kampung, Medan – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) masih menutup aliran gas untuk penghuni Perumahan Grand Polonia, Kota Medan, hingga Kamis (23/7). Penutupan ini dilakukan sejak terjadi ledakan pada Senin (20/7) yang diduga akibat kebocoran pipa gas.
General Manager Regional I PGN, Andi Sangga, menyatakan bahwa penutupan aliran gas merupakan langkah keselamatan selama proses investigasi berlangsung. “Prinsipnya kita melakukan reka ulang sebagaimana dilakukan pengaliran gas. Tapi kan ini alasan keselamatan, kita masih menutup aliran untuk di perumahan Polonia ini,” kata Andi di lokasi.
Penelusuran titik pipa yang diduga bocor masih berlangsung. PGN bersama kepolisian menggunakan beberapa skema untuk mencari titik kebocoran. Salah satunya dengan mendatangkan CNG (Compressed Natural Gas) dalam bentuk tabung untuk melakukan injeksi ke rumah-rumah. “Sesuai arahan kepolisian, kita ingin mencari titik kebocorannya. Jadi kita mensimulasi prosesnya sebagaimana kalau gas ini sedang mengalir,” jelas Andi.
Ledakan terjadi di Perumahan Grand Polonia pada Senin (20/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Dugaan sementara pemicu ledakan adalah kebocoran pipa gas yang tertanam di bawah perumahan. Total ada 7 korban dalam kejadian itu, 3 di antaranya tewas. Seluruh korban telah dievakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, PGN belum memberikan estimasi kapan aliran gas akan kembali dialirkan. Masyarakat diimbau tetap waspada dan melaporkan jika mencium bau gas atau mencurigai kebocoran.














Tinggalkan Balasan