Media Kampung, Bekasi – Ledakan gas elpiji terjadi di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Jumat pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan enam orang menjadi korban, dua di antaranya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Kronologi Kejadian
<pMenurut keterangan keluarga korban, ledakan bermula saat Enah, pemilik rumah, berusaha menghangatkan nasi menjelang subuh. Saat itu tercium bau gas disertai suara keras dari tabung gas yang diduga bocor. Enah meminta bantuan anggota keluarga untuk memeriksa tabung gas tersebut.
Salah satu tabung gas dimasukkan ke dalam penampungan air karena diketahui mengeluarkan suara, menandakan kebocoran. Namun, saat Enah mencoba memeriksa tabung gas lainnya, kondisi ruangan sudah dipenuhi bau gas. Ketika kompor dinyalakan, ledakan terjadi secara tiba-tiba.
Kanah, anak Enah, menyebut bahwa ledakan terjadi saat kompor dinyalakan di ruangan yang penuh bau gas, yang seharusnya menghindari penggunaan api. Api yang muncul segera membesar, dan Kanah berusaha menutup pintu kamar untuk mencegah api merembet ke bagian lain rumah.
Korban dan Penanganan
Dalam peristiwa ini, enam orang menjadi korban, termasuk suami dan anak Enah yang berada di area dapur saat ledakan terjadi. Dua korban meninggal dunia yaitu Deni Setiawan (36) dan putranya Raihan Alfarizky (7) setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Empat korban lainnya, yakni Enah, Aisyah Permata Sari, Bibi Setia Wulan, dan Amelia Putri, mengalami luka namun dalam kondisi sadar saat dibawa ke rumah sakit.
Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung membantu memadamkan api dan mengamankan lokasi. Salah satu saksi bernama Dadang mengungkapkan bahwa api paling besar berada di dalam rumah, terutama di sekitar kasur dan gorden. Ia juga sempat mematikan aliran listrik untuk mencegah kebakaran meluas setelah melihat kabel listrik terbakar di area dapur.
Penyelidikan dan Tindakan Kepolisian
Kepolisian Resor Bekasi saat ini masih melakukan pendalaman terkait penyebab ledakan. Kasat Reskrim Polres Bekasi AKBP Jerico Chandra menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan awal saksi, ledakan diduga berasal dari tabung gas yang bocor.
Keselamatan dalam Penggunaan Gas Elpiji
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan tabung gas elpiji di rumah. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah kejadian serupa antara lain:
- Memastikan tabung gas dan selang dalam kondisi baik dan tidak bocor.
- Melakukan pengecekan secara rutin, termasuk tes dengan air untuk mengetahui kebocoran.
- Hindari menyalakan api atau kompor saat tercium bau gas di dalam ruangan.
- Segera ventilasi ruangan dan matikan sumber gas jika tercium bau gas.
- Gunakan alat pendeteksi kebocoran gas jika memungkinkan.
Keselamatan menjadi prioritas utama dalam penggunaan gas elpiji agar tidak terjadi kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa dan kerusakan harta benda.
Media Kampung akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca demi awareness keselamatan rumah tangga.















Tinggalkan Balasan