Media Kampung – Dokter Ngabila Salama memberikan edukasi mengenai pemicu asam urat melalui akronim BENJOL. Singkatan ini merujuk pada enam jenis makanan yang perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan kadar purin dalam tubuh, yang berujung pada penumpukan asam urat.
Dalam acara Weekend Sehat di podcast Special Interview Cumicumi, dr. Ngabila menjelaskan bahwa asam urat dan kolesterol sangat dipengaruhi oleh pola makan. “Kalau asam urat, kolesterol itu murni karena apa yang dia makan. You are what you eat,” tegasnya.
Apa Itu BENJOL?
BENJOL merupakan singkatan dari:
- Bayam (mewakili sayuran hijau seperti kangkung, daun singkong, dan sawi)
- Emping (mewakili melinjo dan sayur asam)
- Nangka (mewakili durian)
- Jeroan
- Otak
- Lemak (termasuk santan dan makanan berminyak seperti sate kulit ayam)
“Biar kita enggak benjol-benjol, enggak kena asam urat di tangan dan kaki kita, hindari BENJOL,” ujar dr. Ngabila dalam video yang diunggah di kanal Youtube Cumicumi.
Tak Perlu Dihindari Sepenuhnya
Meski demikian, dr. Ngabila menekankan bahwa makanan tersebut tidak perlu dihindari sepenuhnya. Sayuran seperti bayam tetap memiliki manfaat, misalnya kandungan zat besi yang baik bagi ibu hamil. Kuncinya terletak pada porsi dan frekuensi konsumsi.
Edukasi ini penting bagi mereka yang sudah didiagnosis asam urat atau sering merasakan nyeri di jari tangan atau kaki. Dengan memahami pemicu, penderita dapat mengelola pola makan untuk mengurangi risiko serangan asam urat.













