Media Kampung, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bali meluncurkan Gerakan Bali Menanam sebagai bagian dari rangkaian menyambut Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang diperingati setiap Oktober. Inisiatif ini diharapkan menjadi kontribusi nyata masyarakat dalam memperkuat mitigasi bencana di Pulau Dewata.

Ketua FPRB Bali, I Putu Suta Wijaya, mengatakan peringatan Bulan PRB secara nasional setiap tahun dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tahun 2026, pelaksanaan Bulan PRB direncanakan berlangsung di Provinsi Banten, meskipun jadwal resmi masih menunggu penetapan pemerintah pusat.

Baca juga:

“Setiap tahun kita mengadakan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana yang dikoordinasikan oleh BNPB. Tahun ini rencananya di Banten, namun kami belum menerima kepastian tanggal pelaksanaannya, sehingga kami berinisiatif mengawali kegiatan lebih awal,” ujar I Putu Suta Wijaya di Denpasar.

FPRB Bali memilih menggelar Gerakan Bali Menanam sebelum agenda nasional berlangsung. Langkah ini dilakukan agar hasil kegiatan di Bali nantinya dapat menjadi bagian dari kontribusi yang dibawa dalam peringatan Bulan PRB tingkat nasional.

Baca juga:

Gerakan Bali Menanam lahir sebagai respons terhadap evaluasi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Bali pada 15 September 2025. Berdasarkan kajian, salah satu penyebab meningkatnya risiko banjir adalah berkurangnya tutupan lahan akibat menurunnya jumlah vegetasi.

“Kami ingin memberikan kontribusi sederhana untuk Bali, yaitu melalui gerakan menanam pohon. Harapannya, upaya ini dapat membantu memulihkan tutupan lahan sekaligus mengurangi risiko bencana di masa mendatang,” katanya.

Baca juga:

FPRB Bali berharap Gerakan Bali Menanam dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan budaya sadar bencana. Selain memperingati Bulan PRB, gerakan tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan ketahanan Bali terhadap ancaman bencana.