Media Kampung, Keputusan Rockstar untuk tidak merilis Grand Theft Auto VI (GTA 6) di PC secara bersamaan dengan konsol kembali menjadi sorotan. Mantan produser Rockstar, John Ricchio, angkat bicara mengenai alasan di balik strategi tersebut.
Dalam wawancara dengan Reece “Kiwi Talkz” Reilly di YouTube, Ricchio menjelaskan bahwa pendekatan ini bukan karena Rockstar tidak peduli dengan platform PC. Menurutnya, memulai pengembangan dengan batasan perangkat keras konsol justru lebih efisien dibandingkan membuat game untuk PC terlebih dahulu lalu mengecilkannya untuk konsol.

Mengapa Mulai dari Konsol?
Ricchio menggambarkan pengalamannya saat industri game masih sering mengembangkan game untuk PC dengan spesifikasi tertinggi, lalu menurunkan kualitasnya untuk konsol. Hasilnya, port konsol seringkali bermasalah karena optimasi dilakukan di menit-menit akhir.
“Jauh lebih baik memulai dengan batasan,” ujar Ricchio. “Menyusutkan lebih sulit daripada memperluas” ke perangkat keras yang lebih kuat. “Oh, kita punya ruang ekstra. Keren. Kita bisa menonaktifkan optimasi atau membuatnya lebih mengilap.”
Prioritas Pengembangan
Ricchio juga menekankan bahwa keputusan ini lebih pada prioritas pengembangan. Ia mencontohkan Red Dead Redemption pertama yang sudah memiliki versi PC yang berfungsi sejak awal pengembangan, tetapi baru dirilis untuk PC pada 2024—lebih dari 14 tahun kemudian. Penyebabnya adalah prioritas pada pengembangan GTA V.

“Bukan karena kami tidak peduli dengan PC. Hanya masalah apakah waktu yang dihabiskan untuk membuat port PC sebanding dengan mengerjakan GTA V? Tidak ada yang spesifik anti-platform tertentu,” jelas Ricchio.
Ia menambahkan, “Jika Anda mengerjakan itu, Anda biasanya tidak mengerjakan hal lain. Harus ada alasan bisnis yang cukup kuat untuk melakukan port, atau bebannya harus sangat ringan sehingga mudah dilakukan. Dan jarang sekali ringan.”
Kesenjangan Kekuatan Kian Menipis
Meski begitu, Ricchio mengakui bahwa kesenjangan kekuatan antara konsol dan PC saat ini “jelas lebih dekat” dibanding masa lalu. Namun, keputusan tetap bergantung pada prioritas pengembangan.

Sebelumnya, Rockstar diketahui memiliki perjanjian pemasaran dengan Sony, yang kemungkinan turut memengaruhi eksklusivitas rilis. Hal ini bukan hal baru bagi Rockstar yang kerap mendahulukan konsol untuk perilisan game barunya.
Bagi para penggemar PC, kabar ini mungkin mengecewakan. Namun, berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh PCGamesN, sebanyak 39% pembaca menyatakan rela menunggu hingga versi PC dirilis. GTA 6 sendiri dijadwalkan rilis pada musim gugur 2025 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.



















Tinggalkan Balasan