Media Kampung, Pemerintah Kota Payakumbuh tengah menyiapkan layanan bus listrik gratis yang diprioritaskan bagi pelajar sekolah. Rencana ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan transportasi publik rendah emisi di kota tersebut.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengungkapkan bahwa moda transportasi modern ini akan dioperasikan secara bertahap, dengan sasaran awal para pelajar. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi manajemen PT Zeven Metro International di Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa, 14 Juli 2026.

Efisiensi Rute dan Infrastruktur

Menurut Zulmaeta, karakteristik geografis Payakumbuh yang kompak menjadi modal utama efisiensi penggunaan daya baterai kendaraan listrik. Rata-rata jarak tempuh antar pusat aktivitas di dalam kota hanya sekitar 10 kilometer. “Kota Payakumbuh ini wilayahnya tidak terlalu luas. Untuk rute perjalanan di dalam kota rata-rata hanya berkisar sekitar 10 kilometer,” ujar Zulmaeta.

Kondisi ini menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk menghitung kebutuhan infrastruktur pengisian daya yang sesuai. Rencana detail mengenai jumlah bus, rute, dan jadwal operasional masih dalam tahap penyusunan.

Target Bebas Emisi

Program bus listrik gratis ini merupakan langkah awal Payakumbuh menuju sistem transportasi ramah lingkungan. “Kota Payakumbuh ke depan direncanakan akan menggunakan moda transportasi ramah lingkungan. Langkah awal yang menjadi prioritas kami adalah untuk menunjang kebutuhan transportasi anak sekolah secara aman dan bebas emisi,” kata Zulmaeta.

Pemerintah kota berharap inisiatif ini dapat mengurangi polusi udara sekaligus memberikan solusi transportasi yang aman dan terjangkau bagi pelajar.