Kabar Duka dari Afrika Selatan
Media Kampung, Dunia sepak bola Afrika Selatan berduka. Jayden Adams, gelandang timnas Afrika Selatan berusia 25 tahun, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Schotschekloff, Cape Town, pada Sabtu (11/7) malam WIB. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Olahraga, Seni, dan Budaya Afrika Selatan, Gayton McKenzie.
“Dengan rasa kaget dan sedih yang mendalam, saya menerima kabar meninggalnya Jayden Adams,” ujar McKenzie seperti dilansir dari BBC Sport.
Misteri Kematian
Hingga saat ini, penyebab kematian Adams belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan. McKenzie mengimbau masyarakat dan media untuk tidak berspekulasi.
“Penyebab meninggalnya Jayden belum dikonfirmasi. Saya mengimbau anggota media dan masyarakat untuk menahan diri dan berempati, serta menghindari spekulasi,” imbuhnya.
Di media sosial, beredar spekulasi bahwa Adams meninggal karena keracunan makanan atau bunuh diri, namun belum ada konfirmasi resmi.
Profil Singkat Jayden Adams
Adams telah tampil di seluruh tiga laga fase grup A Piala Dunia 2026. Ia bahkan bermain melawan Republik Ceko setelah mengetahui neneknya meninggal beberapa jam sebelum kick-off.
Kariernya dimulai di Stellenbosch FC sebelum pindah ke Mamelodi Sundowns pada Januari 2025. Bersama Sundowns, ia memenangi liga dan Liga Champions Afrika. Adams juga bagian dari skuad Afrika Selatan yang mencapai semifinal Piala Afrika 2023 sebelum dipanggil Hugo Broos ke tim Piala Dunia 2026.
Ia memiliki sembilan caps dan dua gol untuk timnas, berposisi sebagai gelandang.
“Jayden baru saja mewakili Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, membawa harapan bangsa dengan bangga, keberanian, dan prestasi yang gemilang,” demikian pernyataan dari Persatuan Pemain Sepak Bola Afrika Selatan. “Kepergiannya merupakan kehilangan yang tak terukur.”






















Tinggalkan Balasan