Media Kampung – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam tim MBKM Sport Clinic menggelar program edukasi bertajuk “Penanganan dan Pencegahan Cedera Olahraga” di SMP Negeri 2 Polokarto. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk mencegah serta menangani cedera saat berolahraga.
Program yang didukung oleh Hibah Pembelajaran Berdampak ini merupakan inisiatif dari Program Studi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS. Mahasiswa diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi praktis, tidak sekadar teori di dalam kelas.
Edukasi Interaktif dan Simulasi
Tim MBKM Sport Clinic mengajak para siswa untuk melakukan simulasi dan praktik penanganan awal cedera secara interaktif. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pemanasan yang spesifik sesuai jenis olahraga, teknik pendinginan yang benar, serta langkah pertolongan pertama mandiri segera setelah cedera terjadi, seperti kram otot, terkilir, atau cedera ligamen.
Pendekatan ini diharapkan mampu menanamkan kebiasaan berolahraga yang aman sejak dini. Para pelajar kini dibekali pengetahuan krusial tentang anatomi dasar dan cara melindungi diri dari risiko cedera yang lebih serius.
Latar Belakang Program
Antusiasme berolahraga di kalangan pelajar saat ini tinggi, namun sering tidak diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai keselamatan fisik. Insiden di lapangan seperti kram otot, terkilir, hingga cedera ligamen masih sering terjadi. Jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat, cedera ringan sekalipun bisa berdampak buruk pada kesehatan mobilitas di masa depan.
Menjawab urgensi tersebut, tim MBKM Sport Clinic hadir merangkul institusi pendidikan untuk membawa solusi pencegahan yang komprehensif. Program ini juga menjadi wujud nyata dari visi utama MBKM Sport Clinic, yaitu Friendship, Solidarity, dan Fairplay.
Tentang PJKR FKOR UNS
Program Studi S1 PJKR FKOR UNS telah berdiri sejak 11 Juli 1996 dan berlokasi di Kampus Manahan Surakarta, satu kawasan dengan Stadion Manahan Solo. Fasilitas olahraga yang lengkap dan modern menjadikannya pilihan utama bagi calon tenaga pendidik dan ahli olahraga. Pembelajaran di prodi ini menggabungkan kuliah teori, praktik lapangan, serta kegiatan MBKM seperti magang di sekolah, pertukaran mahasiswa, dan KKN Tendik. Tata pamong program studi diatur secara akuntabel berbasis prinsip PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) yang selaras dengan Peraturan Rektor UNS No. 19 Tahun 2024.
Dampak dan Harapan
Dengan intervensi pendampingan yang dirancang secara matang, MBKM Sport Clinic berhasil meletakkan fondasi yang kuat bagi terciptanya budaya berolahraga yang lebih aman, sehat, dan terukur. Pihak sekolah dan siswa merasakan langsung dampak positif dari inovasi layanan edukasi ini. Ke depannya, program serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak institusi pendidikan, klub, atau komunitas yang ingin mengadopsi sistem keselamatan jasmani yang lebih unggul.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.























Tinggalkan Balasan