Media Kampung, Medan – Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (18/8/2026). Fenomena cuaca ekstrem ini menyebabkan kerusakan pada 11 unit rumah dan berdampak pada 39 jiwa warga di beberapa kecamatan.
Kabid Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Provinsi Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan, terutama bagian atap yang diterbangkan angin, serta pohon-pohon tumbang di berbagai lokasi.
Wilayah Terdampak
BPBD mencatat lima kecamatan di Kota Medan yang terdampak dari hujan badai tersebut, yaitu:
- Medan Johor
- Medan Barat
- Medan Sunggal
- Medan Timur
- Medan Helvetia
Kerusakan rumah mencapai 11 unit dengan total 39 jiwa terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian ini.
Penanganan dan Tindakan Darurat
BPBD terus melakukan penanganan di lokasi terdampak dengan memasang satu unit tenda pengungsian dan satu unit tenda posko untuk membantu warga yang terkena dampak. Petugas juga telah membersihkan pohon-pohon yang tumbang guna mengembalikan kondisi lingkungan agar aman dan lancar.
Upaya ini penting untuk meminimalisir risiko lanjutan dan memberikan bantuan segera kepada masyarakat yang terdampak bencana cuaca ekstrem tersebut.
Konteks dan Implikasi
Fenomena hujan badai yang melanda Medan ini merupakan contoh cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan kerusakan properti dan mengganggu aktivitas warga. Penanganan cepat dari BPBD dan koordinasi dengan pihak terkait menjadi kunci dalam mengatasi dampak bencana seperti ini.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang guna menjaga keselamatan bersama.















Tinggalkan Balasan