Media Kampung – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) resmi menjalin kerja sama dengan PT Pertamina Power Indonesia (PPI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu (17/2/2026). Kolaborasi antar-BUMN ini difokuskan pada pengembangan proyek bioenergi nasional, termasuk reaktivasi pabrik biodiesel dan pembangunan fasilitas bioetanol berbasis singkong.

Direktur Bisnis Agrinas Palma Nusantara, Nurhidayat, bersama Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina Power Indonesia, Harsono Budi Santoso, menandatangani nota kesepahaman tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi dan mendukung Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026 tentang Percepatan Swasembada Pangan Bidang Pertanian.

Proyek Strategis yang Dikembangkan

Dalam implementasinya, kedua perusahaan akan memprioritaskan dua proyek utama: reaktivasi pabrik biodiesel berbasis Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan pembangunan dua unit pabrik bioetanol berbahan baku singkong.

  • Reaktivasi pabrik biodiesel ditargetkan mampu mengembalikan kapasitas produksi hingga 600 ribu ton per tahun, yang diharapkan meningkatkan pasokan biodiesel nasional dan memperkuat bauran energi berbasis bahan bakar nabati.
  • Pembangunan dua pabrik bioetanol masing-masing berkapasitas 300 kiloliter per hari (KLPD) atau total 600 KLPD, diproyeksikan meningkatkan nilai tambah komoditas singkong dan ketersediaan bioetanol nasional.

Tahapan dan Manfaat Kerja Sama

Sebagai tindak lanjut, Agrinas Palma Nusantara dan Pertamina Power Indonesia akan melakukan serangkaian studi kelayakan yang mencakup aspek teknis, pasar, ekonomi, bisnis, lingkungan, hukum, dan manajemen risiko. Selain itu, kedua perusahaan akan memperkuat kolaborasi melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan teknologi di bidang energi terbarukan, serta pemanfaatan fasilitas, peralatan, dan material secara bersama.

Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara, Muhammad Abdul Ghani, menyatakan bahwa sinergi ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mengoptimalkan potensi bioenergi Indonesia sekaligus mendukung penugasan pemerintah di sektor pangan dan energi. “Kerja sama ini menjadi langkah strategis Agrinas Palma Nusantara dalam mengoptimalkan potensi bioenergi nasional. Fokus pada reaktivasi pabrik biodiesel serta pengembangan bioetanol berbahan baku singkong diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi komoditas pertanian, memperkuat ketahanan energi, dan mendukung pelaksanaan program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah,” ujarnya.

Melalui kemitraan ini, Agrinas Palma Nusantara menegaskan komitmennya untuk memperluas pengembangan bioenergi berbasis sumber daya dalam negeri. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan ekosistem energi terbarukan nasional, tetapi juga meningkatkan nilai tambah sektor agroindustri, memperkuat ketahanan energi, serta mendukung keberhasilan program swasembada pangan.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.