Mengenang Jenderal Ryamizard, Agum Gumelar Mukanya Garang, tapi Humanis
<pJakarta – Mengenang Jenderal Ryamizard, Agum Gumelar Mukanya Garang, tapi Humanis menjadi sebuah narasi yang kuat dalam mengenang sosok mendiang Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan Indonesia periode 2014-2019. Meskipun dikenal dengan wajah yang serius dan tegas, Jenderal Ryamizard menyimpan sisi humanis yang sangat dihargai oleh rekan-rekannya, termasuk oleh Menteri Pertahanan periode 2001, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar.
Media Kampung –
Sikap Tegas yang Terukur
<pAgum Gumelar mengenang bahwa Jenderal Ryamizard merupakan sosok perwira tinggi TNI yang tegas namun tetap humanis. "Beliau perwira yang tegas, perwira tinggi yang punya sikap tegas tapi humanis. Walaupun keliatan mukanya garang, tapi humanis, artinya tegas terukur, itu kesan saya," ujar Agum Gumelar saat melayat mendiang Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.
Sikap tegas yang dimiliki Ryamizard tidak pernah menimbulkan kesan keras yang berlebihan, melainkan menjadi simbol ketegasan yang penuh pertimbangan dan rasa kemanusiaan. Hal ini mencerminkan karakter pemimpin militer yang tidak hanya mengandalkan otoritas, tetapi juga empati.
Kenangan dan Hubungan dengan Senior
Agum Gumelar mengungkapkan bahwa dirinya memiliki banyak kenangan manis dengan Jenderal Ryamizard semasa berdinas di TNI. Meskipun sudah lama tidak bertemu langsung, terutama dalam beberapa bulan terakhir saat Ryamizard dalam kondisi sakit, kenangan tersebut tetap melekat kuat.
Lebih jauh, Agum menegaskan bahwa Ryamizard adalah sosok junior yang sangat menghormati para senior di jajaran TNI. Sikap hormat ini menjadi salah satu nilai yang terus dikenang oleh rekan-rekannya. “Pak Ryamizard seorang junior yang sangat menghormati senior, itu yang saya tahu dari Pak Ryamizard. Ya kita doakan semoga diterima di sisi Yang Maha Kuasa,” tambah Agum Gumelar.
Perjalanan dan Pengabdian Jenderal Ryamizard
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai figur militer yang berdedikasi tinggi. Menjabat sebagai Menteri Pertahanan periode 2014-2019, beliau memberikan kontribusi besar dalam penguatan pertahanan dan keamanan nasional Indonesia. Kepemimpinan dan pengalaman militernya menjadi landasan kuat dalam menjalankan tugas-tugas negara.
Sayangnya, pada Minggu, 31 Mei 2026, Jenderal Ryamizard meninggal dunia sekitar pukul 14.30 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta seluruh jajaran TNI dan masyarakat Indonesia.
Warisan Nilai Kepemimpinan
Mengenang Jenderal Ryamizard, Agum Gumelar Mukanya Garang, tapi Humanis tidak hanya sekadar ungkapan penghormatan, melainkan sebuah refleksi atas nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan. Tegas dalam mengambil keputusan, namun tetap mengedepankan sisi kemanusiaan, menjadi contoh ideal bagi para pemimpin militer dan sipil.
Kisah dan karakter Jenderal Ryamizard mengingatkan kita bahwa kekuatan seorang pemimpin bukan hanya dari ketegasan dan disiplin, tetapi juga dari kemampuan untuk memahami dan menghargai sesama manusia.
Doa dan Harapan
Bersama dengan kenangan akan sosoknya yang humanis, masyarakat dan para pejabat berdoa agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan diberikan tempat terbaik. Semangat dan dedikasi Jenderal Ryamizard diharapkan terus menginspirasi generasi penerus dalam mengabdi untuk bangsa dan negara.
Demikianlah, mengenang Jenderal Ryamizard, Agum Gumelar Mukanya Garang, tapi Humanis menjadi sebuah kisah yang penuh makna, menggambarkan seorang pemimpin militer yang tidak hanya kuat secara fisik dan mental, tetapi juga kaya akan rasa kemanusiaan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan