Media Kampung – MAN Truck & Bus resmi meluncurkan lini kendaraan komersial listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) yang difokuskan untuk armada pengangkut sampah perkotaan. Langkah ini menjadi jawaban atas regulasi lingkungan yang semakin ketat di berbagai kota Eropa, terutama terkait pembatasan akses bagi kendaraan diesel di zona emisi rendah.
Berdasarkan aturan Clean Vehicles Directive (CVD) Uni Eropa, mulai tahun 2026 kuota pengadaan kendaraan bersih di sektor publik melonjak tajam. Kendaraan berat diwajibkan minimal 15 persen, sementara bus ramah lingkungan mencapai 65 persen. MAN merespons dengan menghadirkan truk sampah listrik yang tidak hanya membantu kota memenuhi target dekarbonisasi, tetapi juga mengurangi polusi udara dan suara secara signifikan.
Uji Coba di Austria: 800 Tempat Sampah per Hari
Salah satu implementasi sukses terjadi di Judenburg, Upper Styria, Austria. Sejak akhir 2025, sebuah truk pengangkut sampah rear-loading listrik MAN beroperasi penuh setiap hari. Meskipun menghadapi topografi menantang dan beban hidrolik yang berat, truk ini mampu menempuh jarak 120 hingga 180 kilometer per hari sambil melayani pengosongan hingga 800 tangki tempat sampah.
Konsumsi energi truk ini berkisar 1,6 hingga 2 kWh per kilometer, tergantung kontur jalan dan bobot sampah. Menariknya, operasional truk di Judenburg menggunakan 100 persen energi terbarukan dari pembangkit listrik tenaga air dan panel surya milik Stadtwerke Judenburg, sehingga biaya operasional dapat ditekan drastis.
Teknologi ePTO dan Kolaborasi Karoseri Global
MAN bekerja sama dengan 30 hingga 40 produsen karoseri spesialis di seluruh dunia. Sasis truk dibekali teknologi power take-offs elektrik (ePTO) dan interface voltase tinggi yang mampu menyalurkan daya DC hingga 90 kW. Sistem ini memastikan hidrolik pada bodi truk sampah, truk derek, dan truk penyebar garam dapat bekerja optimal tanpa bantuan mesin diesel.
Baterai truk dikembangkan dan diproduksi sendiri di pabrik MAN di Nuremberg, Jerman. Komponen ini memiliki stabilitas siklus tinggi dan usia pakai panjang untuk penggunaan ekstrem sehari-hari.
Ekspansi ke Sektor Logistik
Selain armada sampah, MAN juga memperluas kendaraan listrik ke sektor logistik. Österreichische Post AG (Pos Austria) mulai mengerahkan truk MAN eTGS untuk distribusi di Styria dan Tyrol.
Friedrich Baumann, Anggota Dewan Direksi untuk Penjualan dan Solusi Pelanggan di MAN Truck & Bus SE, menegaskan bahwa mobilitas listrik di sektor komersial municipal bukan lagi proyek percontohan, melainkan solusi praktis untuk penggunaan sehari-hari. Keberhasilan ini didukung oleh kepastian regulasi, kesiapan infrastruktur pengisian daya, dan insentif pendanaan pemerintah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan