Media KampungAurora Ribero, aktris dua kali nominasi Piala Citra, menyuarakan pesan mendalam tentang mimpi melalui perannya sebagai Amanda dalam film drama remaja terbaru Nobody Loves Kay. Film yang tayang perdana di bioskop ini mendapat respons positif sejak gala premiere, berkat kisah kegigihan seorang remaja bernama Kay yang nekat mengejar mimpi tak konvensional menjadi pro-player Mobile Legends.

Dalam film garapan sutradara debutan Bernardus Raka ini, Aurora berperan sebagai Amanda, siswi berprestasi yang ambisius di bidang akademis. Karakternya bertolak belakang dengan Kay, namun keduanya justru menunjukkan hubungan yang dewasa di tengah skeptisisme lingkungan.

Aurora mengaku sangat jatuh cinta dengan pesan moral film ini. Menurutnya, film ini menjadi tamparan sekaligus pelukan hangat bagi anak muda yang merasa mimpinya dihakimi. “Walau punya mimpi yang berbeda dengan Kay, menjadi dokter, sebuah mimpi yang lebih mudah diterima, Amanda sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Kay. Keduanya punya tujuan besar yang ingin mereka raih,” ungkap Aurora.

Aurora menambahkan bahwa karakter Amanda memberikan sudut pandang baru tentang arti menghargai pilihan hidup orang lain. “Semua mimpi itu valid dan pantas diperjuangkan, bagaimanapun bentuknya. Tidak ada mimpi yang lebih tinggi atau lebih rendah,” lanjutnya.

Film kolaborasi ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, dan Qun Films bersama Visinema Pictures ini tidak hanya menyajikan ketegangan arena e-sports, tetapi juga bumbu romansa anak muda yang segar dan penuh dilema emosional. Kisah kedekatan Amanda dan Kay menjadi bukti bahwa Nobody Loves Kay adalah film yang komplet: soal cinta, ego, persahabatan, dan keberanian untuk membuktikan diri di hadapan dunia.