Media Kampung – Aktris Rieke Diah Pitaloka mengungkapkan bahwa perannya sebagai Halimah dalam film Seni Merayu Tuhan memberikan makna yang mendalam bagi dirinya secara pribadi. Film ini, yang diangkat dari buku motivasi karya Habib Jafar, menjadi semacam terapi emosional bagi Rieke yang juga seorang ibu tunggal.
Dalam film tersebut, Rieke memerankan seorang ibu bernama Halimah. Ia merasakan kedekatan emosional dengan karakter tersebut, terutama karena kesepian yang dialami saat membesarkan anak laki-laki yang mulai beranjak dewasa. Rieke menyatakan, “Ini seperti obat patah hatiku, karena aku juga single mom, dengan anak laki-laki yang beranjak dewasa. Aku kesepian begitu.”
Film Seni Merayu Tuhan berhasil mengubah buku motivasi menjadi karya sastra yang indah berkat skenario yang disusun oleh Salman Aristo, Rino Sarjono, dan Gina S. Noer. Rieke menilai film ini mengajarkan bahwa pencarian jati diri bukan hanya dialami oleh remaja atau generasi muda, melainkan merupakan proses yang berlanjut sepanjang hidup setiap orang.
Pesan Kemandirian dan Peran Ibu
Salah satu pesan kuat dalam film ini adalah tentang kemandirian seorang ibu. Rieke menegaskan bahwa ketika anak tumbuh dewasa dan mulai menjalani kehidupannya sendiri, sang ibu juga harus belajar mandiri dan merelakan. Ia menjelaskan, “Bagaimana seorang ibu yang kemudian berjuang untuk membesarkan anaknya, lalu pada titik tertentu anaknya harus masuk ke dunianya sendiri begitu. Ya, belajar mandiri itu ternyata bukan anaknya, tapi si ibu juga harus belajar mandiri gitu.”
Rieke juga memberikan pesan kepada para ibu untuk tetap semangat dan mengisi waktu dengan hal-hal positif sembari terus mendoakan anak-anak mereka agar hidup dengan baik. Ia menekankan bahwa seorang ibu tidak mengharapkan kemewahan materi, melainkan hanya menginginkan anaknya hidup dengan baik.
Dedikasi Peran untuk Anak-anak
Peran Rieke sebagai Halimah dalam film ini dipersembahkan khusus untuk ketiga anaknya, Saga, JB, dan JW. Ia berharap film ini dapat menjadi jembatan untuk mendekatkan kembali hubungan mereka. Rieke mengatakan, “Mudah-mudahan sebenarnya kalau boleh jujur, film ini untuk ketiga anakku yang lagi menjauh, Saga, JB, dan JW. Kalau Ambu telepon diangkat dong, Ambu kan kangen.”
Tentang Film Seni Merayu Tuhan
Seni Merayu Tuhan adalah film drama religi Islam Indonesia yang disutradarai oleh Cesa David Luckmansyah. Film ini diangkat dari buku motivasi karya Husein Jafar Al Hadar dan mengisahkan seorang pemuda yang tengah berduka dan mencari makna keimanan. Selain Rieke Diah Pitaloka, film ini juga dibintangi oleh Ari Irham, Lutesha, dan Teuku Ryzki.
Film Seni Merayu Tuhan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 13 Agustus 2026, menawarkan cerita yang menggabungkan nilai spiritual dan kisah keluarga yang menyentuh.














Tinggalkan Balasan