Media Kampung – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, tengah mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji ke Makkah. Ia mengungkapkan bahwa meski sudah mulai belajar menghafal doa-doa haji, namun masih sering lupa saat mengamalkannya.
Purbaya menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 18 Mei 2026. Mantan bendahara negara ini berencana berangkat menuju Tanah Suci pada Kamis, 21 Mei 2026, dan akan menjalankan ibadah selama sekitar 10 hari.
Pelaksanaan ibadah haji akan mencapai puncaknya pada 8 Zulhijah 1447 H atau bertepatan dengan 25 Mei 2026, ketika para jemaah melakukan wukuf di Arafah. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, menegaskan bahwa pada fase ini jutaan jemaah dari seluruh dunia berkumpul sekaligus, sehingga terjadi mobilitas dan kepadatan yang sangat tinggi.
Pemerintah bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memperkuat layanan untuk memastikan kelancaran ibadah, termasuk pengelolaan data manifest, pemetaan pergerakan jemaah, transportasi, penyediaan tenda, konsumsi, layanan kesehatan, perlindungan jemaah, dan pembinaan ibadah.
Maria juga mengimbau agar para jemaah mulai menjaga kondisi fisik dengan menghemat energi, membatasi aktivitas yang tidak perlu, menghindari paparan panas yang berlebihan, serta memenuhi kebutuhan minum, makan, dan istirahat dengan cukup.
Data terakhir menunjukkan bahwa sebanyak 464 kelompok terbang (kloter) dengan total 179.463 jemaah dan 1.851 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Selanjutnya, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah telah dilakukan oleh 455 kloter dengan jumlah 175.682 jemaah.
Gelombang kedua kedatangan jemaah haji di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, tercatat sebanyak 190 kloter dengan 72.904 jemaah. Selain itu, 12.180 jemaah haji khusus juga sudah tiba di Arab Saudi dan siap menjalankan serangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kesiapan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan para jemaah lain menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kelancaran dan kesucian pelaksanaan ibadah haji tahun ini, dengan harapan ibadah dapat berjalan lancar dan penuh khusyuk.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan