Media Kampung – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan koki asal Indonesia akan memainkan peran penting dalam menjaga kualitas dan cita rasa makanan bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji, Jaenal Effendi, setelah menggelar rapat terkait layanan konsumsi di Makkah.

Jaenal menjelaskan bahwa dapur katering yang melayani konsumsi jemaah asal Indonesia di Arab Saudi terbuka untuk tenaga kerja Indonesia. Bahkan, mayoritas penyedia jasa katering mempekerjakan koki-koki dari Indonesia agar menu makanan yang disajikan tetap mengandung cita rasa khas Nusantara. “Mayoritas mereka punya chef dari Indonesia,” ujarnya pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Saat ini terdapat sebanyak 51 dapur katering di Makkah yang khusus melayani kebutuhan konsumsi para calon jemaah haji Indonesia. Seluruh dapur tersebut telah memenuhi standar kualitas makanan yang berlaku baik dari otoritas Indonesia maupun Arab Saudi. Dengan adanya koki Indonesia, diharapkan menu yang disajikan tidak hanya memenuhi aspek keamanan dan gizi, tetapi juga dapat mengobati kerinduan jemaah terhadap makanan khas Tanah Air selama menjalankan ibadah haji.

Kemenhaj juga memastikan ketersediaan menu siap santap yang sesuai dengan selera jemaah selama pelaksanaan ibadah. Makanan khas Indonesia seperti rendang disiapkan oleh para koki yang terampil agar cita rasanya tetap terjaga. Kehadiran makanan bercita rasa Nusantara ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah ketika menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Pemerintah terus melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas konsumsi jemaah haji agar setiap makanan yang disajikan aman dan layak dikonsumsi. Pengawasan tersebut dilakukan bersama dengan pihak penyedia katering serta otoritas makanan di Arab Saudi untuk memastikan standar kesehatan dan kebersihan terpenuhi secara konsisten.

Dengan langkah-langkah tersebut, Kemenhaj berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia khususnya dalam aspek konsumsi. Kehadiran koki asal Indonesia menjadi salah satu kunci dalam menjaga kualitas layanan sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan ibadah di tahun ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.