Media Kampung – 15 April 2026 | Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menegaskan bahwa khidmah sosial dapat dijadikan tarekat bagi para pengurus NU, menekankan pentingnya pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud komitmen keagamaan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat internal PWNU Jateng yang dilaksanakan pada awal April 2024, dimana para pengurus membahas strategi penguatan peran sosial di tengah tantangan ekonomi dan kesehatan masyarakat.
“Pelayanan sosial bukan sekadar aksi, melainkan tarekat yang mencerminkan nilai‑nilai keislaman dan memperkuat ikatan ukhuwah di antara sesama,” ujarnya, menambahkan bahwa setiap program bantuan harus dilandasi niat ikhlas dan kejujuran.
Ia mencontohkan program distribusi sembako kepada keluarga kurang mampu di Kabupaten Semarang yang melibatkan lebih dari seratus relawan, serta kegiatan santunan anak yatim di Kota Surakarta yang berhasil menurunkan angka kemiskinan lokal.
Data internal PWNU menunjukkan bahwa sejak 2022, partisipasi pengurus dalam kegiatan sosial meningkat 35 persen, dengan total bantuan senilai lebih dari Rp 5 miliar tersebar di 12 kabupaten di Jawa Tengah.
Selain itu, pengurus NU diharapkan dapat memanfaatkan jaringan pesantren dan majelis taklim untuk menyebarkan informasi tentang program khidmah, sekaligus mengoptimalkan sumber daya manusia yang tersebar di seluruh wilayah provinsi.
Konteks historis menegaskan bahwa tradisi tarekat sosial telah menjadi bagian integral dalam sejarah Nahdlatul Ulama, sejak masa pendirian organisasi pada awal abad ke‑20, dimana para kyai menekankan pentingnya amal jariyah sebagai sarana pengabdian kepada umat.
Dengan mengaitkan khidmah sosial sebagai tarekat, PWNU Jateng berupaya memperkuat identitas keagamaan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sosial‑ekonomi di tingkat daerah.
Penutupnya, Wakil Ketua menegaskan bahwa program khidmah sosial akan terus diperluas pada triwulan berikutnya, mencakup daerah‑daerah terpencil dan meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah demi tercapainya kesejahteraan berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.














Tinggalkan Balasan