Media Kampung – 19 April 2026 | Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, secara resmi meresmikan enam AUM (Al‑Ummul Mu’tazilah) di PCM Gubeng, Surabaya, pada hari Selasa, 18 April 2026.
Acara berlangsung di kompleks PCM Gubeng dan dihadiri oleh tokoh agama, pejabat daerah, serta perwakilan lembaga pendidikan Muhammadiyah.
Enam fasilitas yang diresmikan meliputi MI Muhammadiyah 5 Surabaya, sebuah madrasah ibtidaiyah yang telah mengalami renovasi total dengan ruang kelas berstandar modern.
SMP Muhammadiyah 3 Jojoran Surabaya juga termasuk dalam rangkaian AUM, yang kini dilengkapi laboratorium komputer serta perpustakaan digital untuk mendukung proses belajar mengajar.
Masjid Muhammadiyah Al‑Muhajirin menjadi salah satu tempat ibadah yang diperbaharui, dengan penambahan mimbar baru, sistem audio‑visual, dan area parkir yang lebih luas.
Masjid Baiturrahman Gubeng, yang memiliki nilai sejarah tinggi, juga turut diangkat menjadi AUM setelah dilakukan perbaikan struktur dan penataan interior yang ramah jamaah.
Gedung Dakwah PCM Gubeng, pusat kegiatan dakwah dan pelatihan kader, kini dilengkapi ruang seminar berkapasitas 200 orang serta fasilitas streaming untuk kegiatan online.
Gedung Administrasi PCM Gubeng, yang berfungsi sebagai kantor pusat cabang, ditata ulang dengan sistem manajemen dokumen elektronik dan ruang rapat modern.
Haidar Nashir menyampaikan, “Penguatan enam AUM ini merupakan wujud komitmen Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, ibadah, dan pelayanan sosial bagi masyarakat Surabaya.”
Ia menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, masjid, dan kantor administratif untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan generasi muda.
Pengadaan dana renovasi sebagian besar berasal dari iuran anggota Muhammadiyah, sumbangan dermawan, serta alokasi khusus dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
Anggaran total proyek diperkirakan mencapai Rp 45 miliar, dengan rincian terbesar dialokasikan untuk perbaikan struktural gedung-gedung bersejarah.
Peresmian ini juga sejalan dengan program Nasional Muhammadiyah “AUM 2025‑2027”, yang menargetkan pembaruan lebih dari 200 AUM di seluruh Indonesia.
Dalam konteks regional, Surabaya sebagai kota metropolitan Jawa Timur menempati posisi strategis dalam penyebaran nilai-nilai Islam progresif yang diusung Muhammadiyah.
Penambahan fasilitas AUM di PCM Gubeng diharapkan dapat menarik lebih banyak siswa baru serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan.
Pengelola MI Muhammadiyah 5 Surabaya menyatakan antusiasme tinggi karena renovasi memungkinkan penerapan kurikulum berbasis STEM secara lebih optimal.
SMP Muhammadiyah 3 Jojoran menargetkan peningkatan prestasi akademik sebesar 15% pada tahun ajaran berikutnya.
Masjid Al‑Muhajirin dan Baiturrahman Gubeng kini dilengkapi dengan fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, sejalan dengan kebijakan inklusif Muhammadiyah.
Gedung Dakwah PCM Gubeng direncanakan menjadi pusat pelatihan kader digital, dengan modul pelatihan daring yang akan diluncurkan pada kuartal berikutnya.
Dengan selesainya peresmian, semua enam AUM diharapkan dapat beroperasi penuh pada akhir Mei 2026, memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup warga Gubeng dan sekitarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan