Jemaah Haji Situbondo Melaksanakan Tawaf Ifadah di Masjidil Haram

Media Kampung – Jemaah Haji Situbondo Melaksanakan Tawaf Ifadah saat ini tengah berlangsung di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Kegiatan ini merupakan salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan oleh setiap jemaah sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rifan Junaidi, menjelaskan bahwa jemaah asal Situbondo sedang melakukan Tawaf Ifadah secara bergantian bersama jemaah haji lainnya.

Proses Tawaf Ifadah dan Jadwal Kegiatan

Tawaf Ifadah dilakukan dengan mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali putaran sebagai simbol pengagungan terhadap Allah SWT. Karena antrean yang sangat panjang, proses ini memerlukan waktu berhari-hari dan harus dilaksanakan secara bergantian. Jemaah Haji Situbondo Melaksanakan Tawaf Ifadah ini direncanakan selesai sebelum tanggal 17 Juni 2026.

Hal ini dikarenakan pada tanggal 18 Juni 2026, seluruh jemaah haji dari Situbondo dijadwalkan meninggalkan Mekkah menuju Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah dan kunjungan ziarah. Kepulangan mereka ke Indonesia sendiri telah dijadwalkan pada tanggal 24 Juni 2026.

Jumlah dan Kejadian Selama Perjalanan Haji

Jemaah Haji Situbondo Melaksanakan Tawaf Ifadah berasal dari kloter 87, 88, 89, dan 90, dengan total awal sebanyak 997 orang yang diberangkatkan pada tanggal 13 dan 14 Mei 2026. Sayangnya, pada tanggal 29 Mei 2026, salah seorang jemaah lansia bernama Fathor Rahman meninggal dunia akibat dugaan serangan jantung, sehingga jumlah jemaah yang tersisa menjadi 996 orang.

Persiapan Menuju Madinah dan Kepulangan

Setelah menyelesaikan Tawaf Ifadah, jemaah akan berangkat ke Madinah untuk melaksanakan ibadah dan ziarah ke tempat-tempat suci yang terdapat di sana. Menurut Rifan Junaidi, pada tanggal 18 Juni 2026 jemaah sudah berada di Madinah dan akan mempersiapkan kepulangan ke tanah air pada tanggal 24 Juni 2026.

Makna dan Pentingnya Tawaf Ifadah

Tawaf Ifadah adalah salah satu rukun haji yang wajib dilakukan oleh setiap jemaah haji. Melalui ritual ini, jemaah menunjukkan penghambaan dan ketundukan kepada Allah SWT. Dengan menyelesaikan Tawaf Ifadah, jemaah telah menyelesaikan salah satu kewajiban utama dalam ibadah haji yang menjadi puncak dari rangkaian ibadah tersebut.

Kesimpulan

Jemaah Haji Situbondo Melaksanakan Tawaf Ifadah merupakan momen penting yang menandai keberhasilan mereka menjalankan salah satu rukun haji di Masjidil Haram. Walaupun prosesnya memerlukan waktu dan antrian panjang, jemaah tetap semangat dan khusyuk dalam menjalankan ibadahnya. Dengan jadwal yang teratur, jemaah diharapkan dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.