Media Kampung – Pohon mangga berdiameter 100 cm tumbang menutup sebagian Jalur Pantura di Kecamatan Arjasa, Situbondo pada Rabu, 6 Mei 2026, mengganggu arus lalu lintas selama hampir satu jam.
“Batang pohon menghalangi jalur Pantura sehingga mengganggu arus lalu lintas,” ujar Timbul Surjanto dalam keterangannya kepada media setempat.
Pohon mangga tersebut tumbuh berdekatan dengan tepi jalan raya, sehingga ketika akarnya melemah, beban batang yang besar tidak dapat ditahan dan akhirnya roboh.
Akibatnya, kendaraan yang melintasi jalur utama mengalami kemacetan selama beberapa menit, namun tidak ada laporan kecelakaan atau korban luka.
Tim Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat BPBD Situbondo bersama warga, anggota Koramil, Polsek, serta staf Kecamatan Arjasa segera melakukan evakuasi menggunakan gergaji mesin dan peralatan bantu lainnya.
“Arus lalu lintas sempat macet beberapa menit selama proses evakuasi batang pohon yang dilakukan oleh anggota Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat BPBD Situbondo,” timpalnya.
Evakuasi selesai pada pukul 15:14 WIB, sehingga jalan kembali dapat dilalui kendaraan tanpa hambatan.
BPBD menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, menandakan koordinasi penanganan yang cepat dan efektif.
Jalur Pantura merupakan urutan jalan utama yang menghubungkan beberapa kabupaten di Jawa Timur, sehingga penutupan sekilas dapat berpotensi menimbulkan penundaan logistik dan mobilitas penduduk.
Penanganan cepat ini menunjukkan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menghadapi kejadian tak terduga di wilayah yang strategis.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan