Media KampungPupuk subsidi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menunjukkan penyerapan yang normal pada kuartal pertama tahun 2026, dengan urea tercapai 23,26 persen dan NPK 26,22 persen dari total alokasi tahunan. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Situbondo, Qurrotul Aini, menyampaikan data tersebut pada Selasa, 5 Mei 2026, menegaskan bahwa distribusi pupuk berjalan sesuai rencana meski ada peningkatan pada pupuk organik.

Pupuk organik, yang alokasinya hanya 219 ton, mencatat serapan 10,64 persen atau setara dengan 13.533 ton. Angka ini tampak tidak konsisten dengan alokasi, namun Qurrotul Aini menjelaskan bahwa peningkatan serapan organik disebabkan oleh program intensifikasi lahan non‑produktif yang kini diubah menjadi lahan produktif. Pupuk ZA (Zinc Sulfat) dengan alokasi 289 ton juga telah terserap 7,50 persen atau 55 ton.

“Serapan pupuk dari awal Januari sampai akhir Maret 2026 terpantau normal, meskipun ada pupuk organik yang mengalami peningkatan serapan,” ujar Qurrotul Aini. Ia menambahkan target pemerintah Kabupaten Situbondo adalah mencapai penyerapan 100 persen untuk seluruh jenis pupuk subsidi pada akhir tahun, guna memastikan ketersediaan nutrisi yang optimal bagi petani.

Target produksi pertanian daerah juga dikuatkan lewat rencana perluasan lahan tanam padi menjadi 65.133 hektare. Pemerintah Kabupaten berupaya mengoptimalkan lahan non‑produktif menjadi lahan produktif, sebagai bagian dari strategi swasembada pangan nasional. Luas lahan baru ini diharapkan dapat meningkatkan produksi beras secara signifikan, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Pembagian pupuk subsidi ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang bertujuan menurunkan biaya produksi petani dan meningkatkan hasil panen. Dengan harga pasar pupuk yang cenderung naik, keberadaan subsidi menjadi penopang utama bagi petani kecil di wilayah pedesaan Situbondo.

Kondisi distribusi pupuk yang normal pada triwulan pertama memberikan sinyal positif bagi stabilitas harga pangan di daerah. Jika penyerapan dapat terus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan, Kabupaten Situbondo berpotensi menjadi contoh sukses implementasi kebijakan pupuk subsidi di tingkat provinsi dan nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.