Media Kampung – Menjelang perayaan Iduladha 2026, harga kambing di Lumajang mengalami kenaikan tajam hingga mencapai Rp500 ribu per ekor. Lonjakan harga ini dipicu oleh meningkatnya permintaan hewan kurban dari masyarakat yang bersiap menyambut momen sakral tersebut.
Permintaan yang membeludak menjelang Iduladha menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga kambing di pasar lokal Lumajang. Para pedagang mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan konsumen karena stok kambing yang terbatas sementara pembeli terus bertambah. Kenaikan harga ini juga dirasakan oleh peternak yang mulai mengantisipasi lonjakan permintaan dengan menyesuaikan harga jual kambing mereka.
Selain permintaan yang tinggi, faktor lain yang turut memengaruhi harga adalah biaya pemeliharaan dan distribusi. Harga pakan yang meningkat serta ongkos pengangkutan yang tidak menentu turut menambah beban bagi para peternak dan pedagang. Hal ini membuat harga kambing di pasaran ikut terdongkrak secara signifikan dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Sejumlah pedagang di pasar hewan Lumajang menyatakan bahwa kenaikan harga ini sudah mulai terjadi sejak beberapa minggu terakhir. Mereka berharap kondisi pasar tetap stabil hingga Iduladha tiba agar masyarakat yang ingin berkurban tetap dapat membeli kambing dengan harga yang wajar. Namun, jika permintaan terus meningkat, kemungkinan harga kambing akan terus mengalami kenaikan.
Pemerintah daerah dan instansi terkait di Lumajang diharapkan dapat memantau perkembangan harga hewan kurban agar tidak menimbulkan gejolak yang merugikan masyarakat. Pengawasan ketat terhadap distribusi kambing dan ketersediaan stok menjadi kunci agar harga tetap terkendali selama masa jelang Iduladha.
Sampai saat ini, belum ada langkah konkret yang diambil oleh pihak berwenang untuk menstabilkan harga kambing di Lumajang. Masyarakat pun diimbau untuk lebih bijak dalam membeli hewan kurban dan memanfaatkan alternatif lain jika harga kambing dirasa terlalu mahal. Ketersediaan harga yang kompetitif sangat dibutuhkan agar ibadah kurban dapat berjalan lancar tanpa beban biaya berlebih.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan