Petani Jombang Diminta Tingkatkan Pengendalian Hama demi Produktivitas Padi
Media Kampung – Petani di Kabupaten Jombang mendapat imbauan untuk memperkuat pengendalian hama dan penyakit tanaman melalui penerapan budidaya yang sehat serta pengamatan berkala di sawah. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit tungro yang dibawa oleh wereng hijau, yang berisiko menurunkan hasil panen padi secara signifikan.
Upaya Sosialisasi dan Edukasi oleh Dinas Pertanian
Dinas Pertanian Kabupaten Jombang secara rutin mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada kelompok tani di berbagai wilayah, termasuk Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, serta Kecamatan Mojoagung dan Sumobito. Program ini fokus pada pengenalan tanda-tanda serangan wereng hijau, cara penyebaran penyakit tungro, serta metode pengendalian yang ramah lingkungan.
Pengaruh Perubahan Cuaca dan Pola Tanam
Ahmad Jani Masyhudi, Kepala Bidang Perlindungan, Pascapanen, dan Pemasaran Hasil Pertanian Dinas Pertanian Jombang, mengungkapkan bahwa perubahan cuaca yang tidak menentu meningkatkan risiko berkembangnya hama dan penyakit tanaman. Wilayah Desa Latsari menjadi perhatian khusus karena sekitar 60 hektare sawah berpotensi terdampak penyakit tungro. Selain itu, pola tanam padi sepanjang tahun turut memperbesar peluang berkembangnya organisme pengganggu tanaman.
Pentingnya Pemupukan Seimbang
Pemupukan berlebihan terutama dengan pupuk nitrogen dapat menyebabkan peningkatan populasi wereng hijau yang menjadi vektor penyebaran virus tungro. Oleh sebab itu, petani dianjurkan untuk melakukan pemupukan secara tepat dan seimbang sesuai kebutuhan tanaman agar risiko serangan hama dapat diminimalisir.
Penerapan Budidaya Tanaman Sehat (BTS) dan Pengendalian Terpadu
Dinas Pertanian juga mendorong penerapan Budidaya Tanaman Sehat melalui penggunaan pupuk organik, mikroorganisme lokal, agens hayati, dan pelestarian musuh alami hama. Pendekatan pengendalian terpadu ini diharapkan memberikan solusi berkelanjutan dalam menjaga kesehatan tanaman dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia.
Kolaborasi dan Pengamatan Rutin
Petani diharapkan memperkuat kerja sama dalam kelompok tani serta aktif berkoordinasi dengan petugas lapangan. Pengamatan rutin di lahan menjadi kunci dalam deteksi dini serangan hama sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan lebih awal.
Dengan berbagai upaya preventif tersebut, pemerintah daerah berharap produktivitas padi di Kabupaten Jombang tetap terjaga dan risiko kerugian akibat serangan hama dan penyakit tanaman dapat diminimalisir pada musim tanam tahun ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan