Media Kampung – Tingginya jumlah jemaah umrah dari Kabupaten Jember menjadi salah satu alasan utama dibukanya rute penerbangan pulang-pergi antara Jember dan Surabaya. Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, mengungkapkan bahwa setiap tahunnya terdapat sekitar 12 sampai 13 ribu jemaah umrah asal daerah tersebut yang membutuhkan akses transportasi udara yang lebih mudah dan cepat.

Rute baru ini tidak hanya diharapkan mempermudah perjalanan jemaah umrah, tetapi juga memperkuat konektivitas masyarakat Jember dengan berbagai daerah lain. Dengan adanya penerbangan lanjutan dari Surabaya, penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke luar Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, hingga ke luar negeri seperti Kuala Lumpur.

Gatot menambahkan, pembukaan rute Jember–Surabaya juga merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan investasi dan meningkatkan mobilitas masyarakat dengan transportasi udara yang lebih efisien dibandingkan jalur darat maupun kereta api.

Rute penerbangan ini dijadwalkan beroperasi empat kali dalam seminggu, yaitu setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, mulai tanggal 1 Juni 2026. Wings Air mengoperasikan pesawat ATR 72 dengan kapasitas 72 kursi ekonomi. Tiket penerbangan sudah bisa dipesan melalui BookCabin dengan harga mulai sekitar Rp1 jutaan.

Wings Air menetapkan jadwal keberangkatan dari Surabaya ke Jember pukul 09.00 WIB dan tiba pukul 10.05 WIB. Sebaliknya, penerbangan dari Jember ke Surabaya berangkat pukul 10.30 WIB dan tiba pukul 11.20 WIB.

Pemerintah Kabupaten Jember berharap masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap rute baru ini agar dapat berkembang dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dari sisi fasilitas, Gatot menyatakan bahwa Bandara Notohadinegoro sudah siap melayani penerbangan ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.