Media Kampung – Perum Bulog Kantor Cabang Bondowoso menyatakan bahwa stok beras dan gula dalam wilayah kerjanya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kondisi persediaan pangan tersebut dinilai aman hingga musim panen berikutnya.

Eko Yudi Miranto, Pimpinan Cabang Bulog Bondowoso, mengungkapkan bahwa penyerapan gabah petani sudah melampaui target tahunan, sehingga stok pangan masih terjaga dengan baik. “Kalau stok masih aman, jadi untuk sampai dengan musim panen berikutnya kita masih mencukupi. Beras dan gula aman,” ujarnya pada Selasa, 19 Mei 2026.

Hingga 17 Mei 2026, Bulog Bondowoso berhasil menyerap gabah sebanyak sekitar 101 persen dari target yang ditetapkan, yaitu 65 ribu ton setara beras. Pembelian gabah kepada petani dilakukan sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Eko menegaskan, Bulog wajib menyerap gabah apabila petani menjual sesuai dengan HPP tersebut.

Selain itu, potensi panen padi di wilayah Bondowoso dan Situbondo diperkirakan masih berlangsung hingga bulan September atau Oktober 2026. Kondisi ini memberikan dukungan berkelanjutan terhadap ketersediaan stok pangan di daerah tersebut.

Bulog Bondowoso memiliki fasilitas penyimpanan di Kompleks Pergudangan Kembang Bondowoso serta dua gudang lain di Situbondo, yang masing-masing berada di Klatakan dan Arjasa. Keberadaan gudang-gudang ini menunjang penyimpanan stok beras dan gula dalam jumlah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode menjelang Iduladha.

Dengan pengelolaan yang baik serta koordinasi yang lancar dengan para petani, Bulog Bondowoso optimis dapat menjaga ketersediaan bahan pokok utama di pasar regional tetap stabil hingga panen berikutnya tiba.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.