Media Kampung – Perum Bulog Kantor Cabang Bondowoso berhasil melampaui target penyerapan gabah petani tahun 2026 dengan capaian mencapai 101 persen dari target tahunan sebesar 65 ribu ton setara beras. Pencapaian tersebut diumumkan pada 18 Mei 2026, menandai keberhasilan Bulog Bondowoso dalam mendukung stabilitas harga dan pasokan gabah di wilayahnya.
Pimpinan Cabang Bulog Bondowoso, Eko Yudi Miranto, menjelaskan bahwa hingga 17 Mei 2026, penyerapan gabah telah melampaui target yang ditetapkan kantor pusat. Bulog tetap melakukan pembelian sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berlaku sebesar Rp6.500 per kilogram, tanpa adanya perubahan harga sampai saat ini.
Penyerapan gabah dilakukan secara merata di seluruh wilayah kerja Bulog Bondowoso tanpa memfokuskan pada kecamatan tertentu. Informasi tentang panen diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnalis pertanian, penyuluh, dan Babinsa, sehingga proses pembelian dapat berjalan lancar. Eko menilai kendala yang dihadapi tahun ini relatif lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya berkat sosialisasi yang telah dilakukan sejak tahun lalu.
Petani kini lebih memahami mekanisme penjualan gabah ke Bulog, termasuk bahwa pembelian dilakukan langsung di pinggir jalan dengan gabah kering panen dalam kemasan karung. Hal ini membuat proses transaksi menjadi lebih mudah dan efisien.
Data dari Dinas Pertanian menunjukkan bahwa potensi panen di wilayah kerja Bulog Bondowoso masih akan berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026. Dengan kondisi ini, Bulog Bondowoso berkomitmen untuk terus menyerap gabah petani sesuai dengan harga yang telah ditetapkan agar mendukung stabilitas harga dan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan