Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memberangkatkan ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) dari kloter 85 dan 86 menuju Asrama Haji Surabaya pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Pemberangkatan dimulai sekitar pukul 23.45 WIB di halaman Pendopo Bupati Ki Bagus Asra.
Kloter 85 terdiri atas 179 jamaah yang juga tergabung bersama calon haji dari beberapa kabupaten lain, sedangkan kloter 86 mengangkut 374 jamaah ditambah dua calon haji asal Jember yang akan bergabung di Surabaya. Sementara itu, kloter 87 dijadwalkan berangkat pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan lokasi dan waktu yang sama.
Pemberangkatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid beserta jajaran Forkopimda setempat. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Bondowoso, Astono, menyebutkan usia jamaah termuda pada musim haji tahun ini adalah 15 tahun, sementara yang tertua berusia 87 tahun.
Pemerintah daerah juga memberikan layanan tambahan berupa penanggungjawaban biaya pengangkutan koper bagi para calon haji. Hal ini sebagai bentuk dukungan dan pelayanan supaya para jamaah dapat berangkat dengan nyaman dan tanpa beban tambahan.
Bupati Abdul Hamid Wahid menyatakan bahwa keberangkatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. Ia menegaskan, “Pemerintah Kabupaten Bondowoso berupaya memastikan seluruh jamaah dapat berangkat dengan aman, nyaman, sehat dan penuh kekhusyukan.”
Selain aspek pelayanan, kegiatan ini juga dimaknai sebagai momentum mempererat tali persaudaraan antar jamaah, petugas haji, keluarga, dan masyarakat Bondowoso. Bupati berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan serta kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci hingga kembali ke tanah air dengan selamat.
Dalam arahannya, Abdul Hamid Wahid mengimbau para jamaah untuk menjaga nama baik Kabupaten Bondowoso dan bangsa Indonesia dengan menerapkan disiplin, tertib, serta saling membantu selama berada di Tanah Suci. Ia juga mengajak agar jamaah mengikuti petunjuk para petugas dan pembimbing agar ibadah berjalan lancar dan khusyuk.
Harapannya, setelah menunaikan ibadah haji, para jamaah dapat menjadi haji dan hajah yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah asal mereka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan