Media Kampung – Distribusi Koper Haji Bondowoso selesai dalam dua hari, menyalurkan perlengkapan kepada 916 calon jemaah haji (CJH) melalui jaringan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di seluruh kecamatan. Kegiatan berlangsung pada 20‑21 April 2026 dan mencakup pemberian dua koper, tas Armusna, serta tas paspor secara gratis.

Distribusi dimulai pada Minggu, 20 April, dengan 338 CJH menerima perlengkapan di beberapa titik, antara lain Ponpes Darul Falah (Cermee), Ponpes Nurut Taqwa (Prajekan), dan Kantor PCNU Sumberwringin. Hari berikutnya, Senin, 21 April, sebanyak 571 CJH memperoleh koper di Masjid Al Ashar (Wonosari), IAI At Taqwa (Bondowoso), Al Mabrur (Maesan), KMS (Tamanan), serta Ponpes Al Husnan (Wringin).

“Dapat dua koper,” ujar Eko Hariadi, pegawai Kementerian Haji dan Umroh Bondowoso, menegaskan setiap jemaah memperoleh satu koper besar berkapasitas 32 kilogram dan satu koper kabin 7 kilogram. Ia menambahkan, “Hari ini langsung selesai, dipastikan selesai.”

Selain dua koper, tiap CJH juga diberikan tas Armusna untuk menyimpan perlengkapan ibadah serta tas khusus paspor yang telah disiapkan pemerintah daerah. Paket lengkap tersebut dirancang untuk mempermudah persiapan keberangkatan haji tahun ini.

Eko menjelaskan bahwa penyaluran melalui KBIH dipilih karena lokasi KBIH lebih dekat dengan tempat tinggal jemaah dibandingkan kantor kementerian, sehingga proses pengambilan menjadi lebih cepat. Ia menegaskan bahwa seluruh perlengkapan diberikan tanpa biaya, menekankan komitmen pemerintah dalam mendukung jemaah haji.

Petugas juga mengingatkan para CJH untuk tidak melebihi batas berat yang ditetapkan pada masing‑masing koper, guna menghindari komplikasi saat proses check‑in di bandara. Kepatuhan terhadap batas kapasitas dianggap penting untuk kelancaran keberangkatan kelompok.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Bondowoso, Astono, menyatakan bahwa kuota jemaah haji Kabupaten Bondowoso tahun 2026 berjumlah 916 orang, sesuai dengan data resmi kementerian. Jumlah tersebut dibagi menjadi tiga kloter, yaitu kloter 85, 86, dan 87.

Kloter 85 dan 86 dijadwalkan berangkat pada Rabu, 13 Mei 2026, sementara kloter 87 direncanakan terbang pada Kamis, 14 Mei 2026, menandai gelombang kedua keberangkatan haji nasional. Jadwal ini telah disosialisasikan kepada seluruh CJH melalui pertemuan KBIH dan pesan singkat resmi.

Astono menegaskan bahwa seluruh tahapan administrasi, mulai dari pelunasan biaya haji, pembuatan paspor, hingga pengurusan visa, telah selesai. “Pelunasan sudah tuntas, pemasporan sudah tuntas, bahkan pemvisaan sudah tuntas. Sudah tuntas semua,” tegasnya.

Dengan distribusi koper yang selesai tepat waktu, persiapan keberangkatan haji 2026 di Bondowoso kini berada pada jalur yang tepat. Petugas Kementerian Haji dan Umroh Bondowoso akan terus memantau kesiapan jemaah hingga keberangkatan resmi pada pertengahan Mei.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.