Media Kampung – 15 April 2026 | Proyek pembangunan Jembatan Sentong di Bondowoso resmi dimulai dengan tradisi slametan pada Rabu, 15 April 2026, sebagai doa bersama untuk kelancaran pekerjaan. Acara tersebut menandai langkah awal pengeboran fondasi jembatan baru.

Slametan melibatkan seluruh pekerja proyek serta tokoh agama setempat, yang berkumpul di lokasi sebelum proses konstruksi dimulai. Kehadiran mereka mencerminkan penghormatan terhadap adat lokal yang mengutamakan keselamatan.

Sebelum doa, tim teknis menandai titik pertama pengeboran dengan simbol tradisional, menegaskan koordinasi antara ilmu teknik dan kebudayaan. Penandaan ini menjadi titik fokus kegiatan selanjutnya.

Doa bersama dipimpin oleh tokoh agama yang membacakan harapan agar struktur jembatan kuat dan tidak menimbulkan bahaya. Doa ditutup dengan penyajian tumpeng yang dibagikan kepada seluruh peserta.

Hermawan, mandor pelaksana penggantian Jembatan Sentong, mengatakan, “Adatnya slametan dulu, biar selamat semua,” sambil menegaskan pentingnya ritual sebelum pekerjaan berat. Ia menambahkan bahwa setelah slametan, tim akan langsung melaksanakan pengeboran perdana pada siang harinya.

Pengeboran perdana dijadwalkan pada siang hari Rabu, diikuti oleh pengecoran beton pada keesokan harinya, sesuai urutan tahapan yang telah direncanakan. Tahapan ini dirancang untuk mempercepat penyelesaian fondasi sebelum pemasangan struktur atas.

Tim telah melakukan survei kondisi tanah untuk memastikan daya dukung yang memadai, serta menyiapkan besi spiral bore pile berukuran besar sebagai penyangga utama. Penggunaan bore pile ini diharapkan dapat menahan beban lalu lintas yang akan melintasi jembatan baru.

Meskipun pembangunan sudah dimulai, jembatan lama tetap dipertahankan sementara agar masyarakat dapat terus melintas selama proses konstruksi berlangsung. Keputusan ini diambil untuk menghindari gangguan mobilitas warga setempat.

Pembangunan Jembatan Sentong ditargetkan selesai dalam delapan bulan, sehingga diperkirakan rampung sebelum akhir tahun 2026. Target tersebut sejalan dengan rencana pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas wilayah Bondowoso.

Proyek ini merupakan bagian dari program infrastruktur yang lebih luas di Kabupaten Bondowoso, yang mencakup perbaikan jalan dan pembangunan jembatan lain guna mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Investasi tersebut diharapkan dapat mempercepat distribusi barang dan akses layanan publik.

Hingga saat ini, pengeboran pertama telah selesai tanpa hambatan, dan persiapan untuk pengecoran beton besok sedang berlangsung. Tim memantau kualitas pekerjaan secara ketat untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi.

Dengan tradisi slametan yang mengawali proses, diharapkan pembangunan Jembatan Sentong dapat berjalan lancar hingga selesai, memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bondowoso. Pemantauan berkelanjutan akan memastikan proyek tetap pada jalur yang telah ditetapkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.