Media Kampung, Banyuwangi – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua anak buah kapal (ABK) yang hilang setelah kapal ikan terbalik di perairan Pelawangan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Senin (20/7/2026) dini hari. Kedua korban yang belum ditemukan adalah Pendik (34) dan Lukman (25), keduanya warga Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.
Kapal bernama Inovasi yang membawa 33 ABK tersebut terbalik setelah dihantam ombak besar saat hendak kembali ke darat. Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, kapal dalam perjalanan pulang setelah mencari ikan. Tiba-tiba kapal terbawa arus dan dihantam gelombang tinggi hingga mesin mati dan terbalik. Seluruh ABK berusaha menyelamatkan diri dengan alat bantu seadanya, seperti galon.
Dua ABK ditemukan tewas di sekitar lokasi kejadian, sementara 29 ABK lainnya selamat. Hingga sore hari, dua korban yang hilang belum ditemukan meskipun tim SAR telah melakukan penyisiran darat dan laut. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyatakan operasi pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (21/7/2026) pukul 07.00 WIB. “Kami berharap cuaca mendukung agar proses pencarian optimal,” ujarnya.
Tim SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos TNI AL Grajagan, Koramil Purwoharjo, Polsek Purwoharjo, Polairud Polresta Banyuwangi, Damkar Kabupaten Banyuwangi, BPBD Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Desa Grajagan, dan nelayan setempat.
Masyarakat, khususnya nelayan, diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut dengan memperhatikan kondisi cuaca dan menggunakan perlengkapan keselamatan guna meminimalkan risiko kecelakaan laut.















Tinggalkan Balasan