Media Kampung – ASN di lingkungan Pemkab Banyuwangi menyalurkan 191 hewan kurban kepada warga miskin di pelosok desa pada momentum Iduladha 1446 Hijriah. Hewan kurban tersebut terdiri dari 32 sapi dan 157 kambing yang dibagikan melalui program Banyuwangi Berbagi.

Program ini merupakan bagian dari gerakan sosial ASN Banyuwangi Berbagi yang rutin dilakukan setiap tanggal cantik sepanjang tahun. Pada Iduladha kali ini, ASN bersama organisasi profesi dan kemasyarakatan bergotong royong menghimpun hewan kurban untuk masyarakat kurang mampu.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa Banyuwangi Berbagi biasanya dilakukan pada tanggal-tanggal tertentu seperti 1 Januari, 2 Februari, dan 3 Maret. Pada Iduladha, fokus kegiatan adalah pembagian daging kurban guna membantu pemenuhan gizi masyarakat pra sejahtera.

“Sebelumnya kami membagikan sembako untuk keluarga pra sejahtera dan bayi stunting, sekarang kami membagikan daging agar konsumsi protein mereka meningkat,” ujar Ipuk pada Kamis, 28 Mei 2026.

Distribusi hewan kurban dilakukan dengan berbagai cara, sebagian diserahkan ke masjid dan musala, sebagian lainnya disembelih langsung oleh ASN sebelum dagingnya dibagikan ke warga miskin di sejumlah wilayah Banyuwangi.

Ipuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN dan pihak yang berpartisipasi dalam Banyuwangi Berbagi Kurban. Para ASN yang terlibat mengaku bahagia dapat berbagi, seperti Arif Fauzy dari Dinas Kominfo dan Persandian yang bersama rekan kerjanya patungan membeli dua kambing untuk dibagikan ke warga desa.

“Melihat mereka bahagia, kami ikut senang,” kata Arif. Putri, peserta lain, juga menyatakan antusiasme dalam program tersebut, meski kontribusinya kecil, tapi kebahagiaan penerima menjadi motivasi mereka.

Salah satu penerima bantuan, Nur Hariri, pengurus Musala dan TPQ Nuris Shibyan di Desa Banjar, Kecamatan Licin, menyatakan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Wilayah tersebut menjadi salah satu fokus penanganan kemiskinan di Banyuwangi.

“Alhamdulillah, semoga menjadi pahala dan berkah bagi para ASN Banyuwangi,” tutup Nur Hariri.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.