Media KampungBanyuwangi memaparkan kemajuan program Smart Kampung dalam Rapat Koordinasi ASEAN Smart Cities Network (ASCN) 2026 sebagai salah satu contoh keberhasilan kota cerdas. Fokus utama yang disampaikan adalah digitalisasi, inovasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Dalam rakor tersebut, Banyuwangi memperkenalkan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan untuk mengembangkan Smart Kampung. Program ini bertujuan mengintegrasikan teknologi digital dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat desa, mulai dari pelayanan publik, pengelolaan sumber daya, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

Keberhasilan Smart Kampung di Banyuwangi menjadi sorotan karena mampu meningkatkan kualitas hidup warga melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna. Inovasi yang diterapkan mencakup penggunaan aplikasi digital untuk mempermudah akses informasi dan layanan administrasi, serta pengembangan ekosistem digital yang mendukung aktivitas masyarakat.

Selain itu, program ini menitikberatkan pada penguatan partisipasi warga dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, sehingga pembangunan desa berjalan secara inklusif dan berkelanjutan. Banyuwangi juga menampilkan data dan capaian yang menunjukkan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai dampak langsung dari digitalisasi di tingkat kampung.

Rakor ASEAN Smart Cities Network 2026 yang diikuti oleh berbagai kota di kawasan ini menjadi wadah penting untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam mengimplementasikan konsep kota cerdas. Banyuwangi hadir sebagai perwakilan yang memperlihatkan bagaimana pendekatan berbasis desa bisa menjadi model yang efektif dan relevan.

Dengan terus mengembangkan Smart Kampung, Banyuwangi berharap dapat memperkuat posisi sebagai pelopor inovasi digital di tingkat desa dan memberikan inspirasi bagi daerah lain dalam mempercepat transformasi digital yang inklusif dan berdaya guna bagi masyarakat luas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.