Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengakui bahwa banyak menteri dalam Kabinet Merah Putih berasal dari organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Pengakuan tersebut disampaikan dalam pidatonya pada acara Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menyapa satu per satu jajaran menteri yang hadir. Ia menyebut Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang juga Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), lebih dikenal dengan sapaan Gus Ipul. Selain itu, ia juga memperkenalkan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU.
“Ini Kabinet Merah Putih ini banyak sekali NU-nya, ya. NU memang hebat. Selalu berada di mana-mana. Semua partai NU hadir, jadi NU gak pernah kalah. Hebat, hebat sih. Kalau belajar politik harusnya belajar dari NU,” ujar Prabowo seperti dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh ribuan peserta munas dan konbes yang hadir di Bangkalan. Acara penutupan tersebut menjadi puncak rangkaian pertemuan ulama dan tokoh NU dari seluruh Indonesia.
Prabowo juga sempat menyebutkan bahwa NU selalu hadir di semua partai politik, sehingga organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu tidak pernah kalah dalam kontestasi politik. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh NU dalam peta politik nasional.
Kehadiran Prabowo di Bangkalan sekaligus menegaskan kedekatannya dengan kalangan NU. Sebelumnya, pada peringatan Hari Lahir ke-100 NU di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (8/2), Prabowo juga menyampaikan pidato yang menekankan pentingnya peran NU dalam pembangunan bangsa.
Kabinet Merah Putih sendiri diumumkan Prabowo pada Oktober 2024 dan diisi oleh sejumlah menteri dari berbagai latar belakang, termasuk dari kader NU. Pengakuan Prabowo ini semakin memperkuat citra NU sebagai organisasi yang memiliki kader tersebar di berbagai lini pemerintahan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan