Media Kampung – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengajukan tambahan anggaran yang lebih besar pada tahun anggaran 2027. Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026), Sahroni meminta KPK mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp5 triliun, bukan Rp762 miliar seperti yang diusulkan.
Sahroni menilai usulan tambahan Rp762 miliar terlalu kecil dan tidak sebanding dengan kebutuhan pemberantasan korupsi. Ia merujuk pada komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan akan mendukung penuh kebutuhan lembaga negara.
“Karena Pak Presiden sudah ngomong, ‘berapapun yang dibutuhkan’. Pak, ajuin Rp5 triliun Pak! Tanggung Pak!” ujar Sahroni dalam rapat tersebut.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto melaporkan pagu indikatif KPK tahun 2027 turun 22 persen menjadi Rp1,23 triliun. Dari jumlah itu, alokasi untuk fungsi teknis pencegahan dan penindakan hanya Rp9,3 miliar. KPK pun mengusulkan tambahan Rp762,30 miliar untuk operasional teknis.
Sahroni meyakini Presiden akan menyetujui usulan Rp5 triliun jika KPK berani mengajukannya. Ia juga menegaskan Komisi III DPR siap memperjuangkan penambahan anggaran tersebut di parlemen.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan