Media Kampung – Partai Demokrat membantah keras keterkaitan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Sony Sonjaya, eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang terseret kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pernyataan resmi, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan bahwa AHY tidak mengenal, tidak pernah bertemu, dan tidak pernah berkomunikasi dengan Sony Sonjaya.

Herzaky juga menyatakan AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, atau meminta dukungan kepada Sony Sonjaya terkait program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun urusan lainnya. Hal ini disampaikan menanggapi postingan yang beredar memuat daftar nama terkait kasus BGN dan mencantumkan frasa “2 Orang Kolonel usulan AHY”.

Menurut Herzaky, postingan tersebut tidak menjelaskan siapa yang dimaksud dengan frasa “AHY” maupun “2 Orang Kolonel”. Namun, jika yang dimaksud adalah Ketua Umum Partai Demokrat, maka Partai Demokrat menegaskan pengaitan itu tidak memiliki dasar fakta. “Frasa ‘2 orang Kolonel usulan AHY’, jika yang dimaksud menyangkut Agus Harimurti Yudhoyono, maka hal tersebut dapat dipastikan sebagai fitnah dan sama sekali tidak mengandung kebenaran,” tegasnya.

Partai Demokrat menghormati kebebasan pers dan mendukung kerja jurnalistik yang profesional. Namun, mereka berharap setiap informasi yang menyebut nama individu maupun institusi disampaikan secara akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta terverifikasi.

Sebelumnya, Sony Sonjaya mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG ke Kejaksaan Agung. Ia menyatakan siap bersikap kooperatif untuk membantu mengungkap pihak lain yang diduga terlibat. Kuasa hukum Sony, Elza Syarief, menyebut ada sejumlah nama yang telah disampaikan kliennya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik, termasuk “26 dan lain-lain”. Namun, Elza memastikan nama-nama tersebut sudah tertulis dalam BAP dan bersifat pro-justicia serta confidential.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.