Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan merombak struktur utama Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan ini dinilai sebagai momentum perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama setelah maraknya kasus keracunan yang menimpa siswa penerima manfaat.
Ketua DPP PKS bidang Ekuin, Handi Risza, menyebut evaluasi total ini sebagai langkah korektif yang sangat tepat. Menurutnya, Presiden mendengar masukan dari berbagai pihak terkait kasus keracunan yang terjadi pada MBG. "Keselamatan para pelajar sebagai generasi masa depan perlu diprioritaskan, tanpa kompromi," tegasnya di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Handi menegaskan bahwa indikator utama kesuksesan MBG adalah higienitas dan pemenuhan gizi riil, bukan sekadar kecepatan menghabiskan anggaran. Ia mendorong reformasi total manajemen dan penegakan ketat Standard Operating Procedure (SOP). "Pelanggaran SOP di internal BGN harus segera dibersihkan demi menjaga integritas distribusi makanan di lapangan," ujarnya.
Anggaran besar yang dialokasikan untuk MBG menjadi pertaruhan besar bagi pemerintah. Handi mengingatkan agar anggaran tersebut tidak menjadi sumber bancakan baru yang meninggalkan jejak kelam. "Manajemen baru punya tanggung jawab besar, wajib memotong biaya operasional birokrasi yang berlebihan agar porsi anggaran dialokasikan penuh pada kualitas dan kuantitas makanan siswa," jelasnya.
Wakil Rektor Paramadina ini juga berharap pimpinan BGN yang baru menghentikan polemik perluasan MBG hingga ke luar negeri. "Fokus utama BGN saat ini wajib diarahkan penuh pada kelancaran logistik di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang masih rentan kendala," katanya.
Handi menekankan pentingnya sistem pengawasan ketat terhadap dapur umum dan mitra penyedia makanan dari hulu ke hilir untuk menghentikan kebocoran anggaran. Ia menilai pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan momentum pembersihan demi menyelamatkan program strategis nasional dari ancaman kegagalan dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan