Media Kampung, Banjarmasin – Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Universitas Lambung Mangkurat (ULM) aktif terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban Kapal Virgo Transport 8 yang terjadi di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, sejak Minggu, 13 September 2026.

Mahasiswa anggota KSR PMI ULM sejak awal telah berada di lokasi pelabuhan untuk membantu berbagai proses penting, mulai dari pertolongan pertama, evakuasi korban, hingga pendataan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama berbagai instansi dan relawan dalam mengatasi kondisi darurat akibat kecelakaan kapal tersebut.

Baca juga:

Operasi SAR melibatkan banyak pihak seperti Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, PMI, serta rumah sakit dan relawan gabungan. KSR PMI ULM memastikan koordinasi yang baik dengan seluruh unsur guna kelancaran proses evakuasi sesuai arahan di lapangan.

Hafiz Abdillah, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM dan anggota KSR, menyatakan bahwa keterlibatan mereka dalam operasi ini merupakan wujud komitmen organisasi terhadap kemanusiaan, khususnya dalam menangani bencana alam dan nonalam. Anggota KSR mengikuti arahan dari ketua operasi SAR mengenai alur pengevakuasian korban, kemudian membantu menurunkan korban dari kapal ke ruang kesehatan sementara sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Baca juga:

Selain Hafiz, anggota lain yang turut serta adalah Fatimah (FKIP), Mastiah (FISIP), Rusdiana Noor (Fakultas Hukum), dan Winda Rossita Dewi (Fakultas Hukum). Mereka menjalankan tugas sesuai pembagian yang diberikan, menunjukkan kerja sama dan kesiapsiagaan dalam situasi darurat.

Keterlibatan mahasiswa KSR PMI ULM dalam operasi SAR Kapal Virgo Transport 8 mencerminkan kepedulian dan kontribusi nyata mereka terhadap masyarakat. Melalui keterampilan dan kerja sama lintas pihak, mereka membantu mempercepat proses evakuasi serta penanganan korban dalam kondisi kritis.

Baca juga: