Media Kampung, Manggarai Barat – Warga Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memilih bertahan di tenda darurat sebagai upaya antisipasi terhadap gempa susulan setelah gempa bumi yang merusak sejumlah bangunan di wilayah tersebut.
Banyak warga mengalami trauma berat akibat gempa susulan yang terus terjadi, sehingga mereka memutuskan untuk mengungsi secara mandiri di tenda pengungsian. Selain sebagai tempat berlindung, tenda darurat juga didirikan bersama oleh petugas medis dan warga untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia serta mengantisipasi risiko gempa berikutnya.
Kerusakan pada bangunan utama yang dialami oleh warga Desa Golo Sepang membuat keberadaan tenda pengungsian menjadi sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat terdampak. Aktivitas sehari-hari warga pun berlangsung di tenda-tenda ini sejak Kamis, 20 Agustus 2026.
Situasi ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana alam seperti gempa bumi, terutama di daerah rawan seperti Manggarai Barat. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan terus memberikan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi serta mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.
Warga diharap tetap waspada dan mengikuti arahan resmi untuk mengurangi risiko korban dan kerusakan lebih lanjut akibat gempa susulan yang mungkin terjadi.














Tinggalkan Balasan