Media Kampung, Purwakarta – Warga Desa Kembang Kuning, Jatiluhur, Purwakarta, digemparkan oleh penemuan jasad Sumarna (40), seorang sekuriti Waduk Jatiluhur, yang ditemukan tewas mengapung dengan tangan terborgol di kawasan Tanggul Kayat pada Jumat pagi, 24 Juli 2026.
Kesaksian Warga di Malam Sebelumnya
<pMenurut Aji Mame (56), warga setempat yang biasa memulung di sekitar Waduk Jatiluhur, korban terlihat berada di pos sekuriti pada Kamis malam, 23 Juli 2026, sekitar pukul 21.30 WIB. Sumarna tampak sedang berbicara dengan dua orang yang tidak dikenal. "Saya mau pulang itu jam setengah sepuluh malam. Di pos itu Beliau ada, lagi ngobrol sama anak-anak enggak tau siapa. Lama, dah, ada berdua," ujar Aji saat ditemui pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Penemuan Jasad dan Upaya Pencarian
Keesokan harinya, sekitar Jumat pagi, beberapa satpam terlihat mencari Sumarna di sekitar waduk, namun tidak berhasil menemukannya. Pencarian berlanjut ke atas hingga akhirnya jasad korban ditemukan mengapung di air dengan kondisi tangan terborgol.
Diduga Terlibat Peneguran Pelaku Vandalisme
Aji juga menerima informasi bahwa Sumarna diduga sempat menegur pelaku vandalisme yang melakukan coretan di Tanggul Kayat. Coretan tersebut berupa tulisan berwarna putih dengan kata-kata seperti ‘RPM’, ‘Funglix’, dan ‘BGR’. “Sempet ngelarang (pelaku vandalisme) dengarnya mah,” kata Aji.
Kondisi Tanggul Kayat dan Aktivitas Anak Muda
Tanggul Kayat dikenal sebagai tempat nongkrong favorit anak muda di sekitar Waduk Jatiluhur. Aktivitas di lokasi ini berlangsung hingga larut malam, termasuk aktivitas pacaran dan berkumpulnya geng motor. “Tiap hari udah penuh orang dari jam 4 sore sampai tengah malam. Masih banyak orang yang pacaran yang main, geng motor,” jelas Aji.
Situasi dan Dampak
Penemuan jasad Sumarna dengan kondisi tangan terborgol menimbulkan keprihatinan dan menimbulkan pertanyaan mengenai kronologi kejadian sebenarnya. Pihak terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian sekuriti tersebut dan keterkaitan dengan vandalisme yang terjadi di Tanggul Kayat.














Tinggalkan Balasan