Media Kampung – Polisi menerjunkan 4.576 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di sejumlah titik Jakarta Pusat pada Rabu (17/6/2026). Kapolres Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menegaskan agar seluruh aparat tidak mudah terpancing dan emosi saat bertugas.

Personel yang dikerahkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, dan pemerintah daerah. Pengamanan difokuskan di kawasan Silang Selatan Monas, Gedung MPR/DPR RI, dan Bundaran HI.

Kombes Reynold Hutagalung menyatakan pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Ia meminta anggota tidak membawa senjata api maupun senjata tajam selama pengamanan.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan,” ujar Reynold di Jakarta, Rabu (17/6).

Ia juga mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak anarkistis. Kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional di sekitar titik aksi untuk mengurangi kemacetan.

Sejumlah elemen massa seperti Aliansi Masyarakat Jakarta Timur dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta Peduli Indonesia direncanakan berunjuk rasa di lokasi-lokasi tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.