Media Kampung – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas Jakarta Fair 2026 untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama pameran berlangsung. Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengonfirmasi bahwa pengalihan arus kendaraan akan diterapkan di sejumlah titik strategis guna mencegah kemacetan parah di pusat kota.
Rute Alternatif Menuju JIExpo Kemayoran
Pengunjung yang datang dari arah Gunung Sahari menuju Tanjung Priok dapat melalui jalur Angkasa – Jalan HBR Motik – Jalan Danau Sunter Barat – Jalan Sunter Permai atau Jalan Danau Sunter Utara. Alternatif lain adalah melalui Jalan Gunung Sahari – Jalan R.E. Martadinata.
Sementara itu, bagi yang melintas dari Tanjung Priok menuju Gunung Sahari (Senen-Monas), arus dialihkan melalui Jalan R.E. Martadinata – Jalan Gunung Sahari.
Enam Kantong Parkir Resmi dengan Kapasitas Besar
Untuk mengurangi parkir liar yang kerap mempersempit jalan, pemerintah menyediakan enam titik parkir resmi di sekitar kawasan JIExpo Kemayoran. Lokasi parkir tersebut meliputi Blok Parkir B-7, B-14, C-3, C-4, Gedung MGK Mall, dan area internal kawasan JIExpo Kemayoran.
Total kapasitas parkir mencapai 4.967 kendaraan roda empat dan 5.650 kendaraan roda dua. Petugas Dishub bersama kepolisian akan bersiaga untuk menertibkan area parkir dan memastikan kelancaran lalu lintas.
Budi Awaluddin mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan. Penggunaan transportasi umum massal juga sangat dianjurkan demi kenyamanan bersama selama Jakarta Fair 2026.























Tinggalkan Balasan