Media Kampung, Jakarta – Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan pemangkasan anggaran program beasiswa LPDP Jakarta sebesar Rp 99,9 miliar. Separuh dari anggaran tersebut diusulkan dialihkan untuk mendukung Program Sekolah Swasta Gratis dan peningkatan fasilitas Sekolah Luar Biasa (SLB).
Ketua Komisi E DPRD DKI, M Subki, menyatakan bahwa alokasi anggaran saat ini sebaiknya dibagi agar lebih banyak kebutuhan pendidikan dasar yang mendesak dapat terpenuhi. “Bisa 50-50 lah. LPDP boleh dilanjutkan, tapi porsinya dikurangi,” ujarnya.
Subki berpendapat bahwa program beasiswa LPDP belum sepenuhnya menjawab kebutuhan dasar pendidikan masyarakat secara menyeluruh. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar anggaran dibagi antara program beasiswa dan peningkatan layanan pendidikan dasar, khususnya untuk sekolah swasta gratis dan SLB.
Program Beasiswa LPDP Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama LPDP menyiapkan program beasiswa pascasarjana tahun 2027 dengan anggaran mencapai Rp 99,9 miliar. Kuota penerima beasiswa adalah 100 orang, terdiri dari 70 mahasiswa jenjang magister dan 30 mahasiswa doktoral. Beasiswa ini membuka peluang studi di 11 negara yang dipilih berdasarkan kebutuhan pembangunan Jakarta, dengan program studi yang disesuaikan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa kuota awal penerima beasiswa LPDP Jakarta kemungkinan hanya berkisar antara 50 hingga 75 penerima. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan biaya pendidikan yang cukup besar, sekitar Rp 2 miliar per mahasiswa hingga lulus.
Prioritas Anggaran Pendidikan DKI Jakarta
Selain beasiswa LPDP, Pemprov DKI juga memprioritaskan anggaran untuk perbaikan dan revitalisasi sekolah negeri yang mengalami kerusakan. Pramono menyebutkan bahwa ada 11 sekolah yang menjadi prioritas perbaikan, termasuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang proses belajar mengajarnya sementara dipindahkan.
Pengalihan sebagian anggaran LPDP untuk Program Sekolah Swasta Gratis dan peningkatan fasilitas SLB dinilai penting untuk menjawab kebutuhan pendidikan dasar masyarakat yang lebih luas dan mendesak. Hal ini juga menjadi perhatian DPRD DKI sebagai representasi masyarakat untuk memastikan alokasi anggaran pendidikan tepat sasaran.
Keseriusan Meningkatkan Pendidikan
Program beasiswa LPDP tetap dianggap penting untuk menyiapkan sumber daya manusia berkualitas bagi Jakarta di masa depan, terutama yang menempuh pendidikan di luar negeri. Namun, kebutuhan akan pendidikan dasar yang inklusif dan akses yang lebih luas juga harus menjadi prioritas pemerintah daerah.
Dengan alokasi anggaran yang proporsional, diharapkan dapat tercapai keseimbangan antara peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui beasiswa dan pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan di DKI Jakarta.














Tinggalkan Balasan